Showing posts with label bupatisiak. Show all posts
Showing posts with label bupatisiak. Show all posts

Tuesday, November 15, 2016

Pengurus IAKMI Periode 2016/2019 Dilantik Oleh Bupati Siak

PERAWANGPOS, SIAK-Pengurus Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kabupaten Siak telah Dilantik dan dikukuhkan. IAKMI Kabupaten Siak periode 2016-2019 tersebut dilantik dan dikukuhkan oleh ketua IAKMI Provinsi Riau Zainal Abidin yang di hadiri oleh Bupati Siak Syamsuar dan pejabat terkait lainnya bertempat di Gedung Tengku MahRatu (GTMR), Selasa (15/11/16)
Usai pelantikan dan pengukuhan IAKMI dilanjutkan dengan acara Seminar Nasional Kesehatan dengan tema "Peningkatan Kompetensi Tenaga Kesehatan Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean" dengan menghadirkan tiga orang narasumber dari Kementrian Kesehatan dr. Sri Idayani Pakar Kesehatan Masyarakat Indonesia dr. Adang Bachtiar, dan Sekretaris Jendral IAKMI Dr. Noprialdi.

"Setelah melihat kebolehan dari berbagai kota yang ada di Indonesia yang telah menerapkan Program Mewujudkan Kota Sehat, kami juga sangat ingin dan berminat untuk melaksanakan program ini" ungkap Syamsuar di awal sambutannya.

Dijelaskannya bahwa Indikator keberhasilan dalam melaksanakan Program kesehatan tersebut yakni tentunya dengan berkurangnya jumlah orang yang sakit namun jika bertambah banyak orang yang sakit akan menjadi pertanyaan bagi masyarakat lainnya apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi.

Selain itu juga pentingnya diadakan penyuluhan," kita selalu lemah dalam hal penyuluhan, Akan tetapi penyuluhan pada masyarakat itu harus sebanding, seperti halnya penyuluhan di bidang kesehatan. kalau soal bagaimana kita menanggapi, melayani warga kita dari puskesmas ke Rumah Sakit tentunya kita sudah siap melaksanakannya.

Dengan adanya Kepengurusan IAKMI ini bupati berharap anggota yang tergabung dalam organisasi berperan aktif dalam mengembangkan organisasi, dan mendapatkan ilmu pengetahuan dan wawasan dari narasumber yang memang sudah terpilih pembicara dalam seminar nantinya.

Terkait dengan kesiapan kita menghadapi MEA Kita harus mengubah mindset dan pelayanan. "kita harus mencontoh pada melaka."Kita ini harus mengubah mindset kita, kita harus bisa menjadi pelayan betul-betul menjadi pelayan masyarakat, bercontoh kepada Malaka orang-orang banyak berobat ke Malaka karena pelayanan mereka sangat baik. Bukan tidak mungkin kita tidak bisa seperti mereka" pungkasnya.

Sementara itu Zainal Abidin mengatakan bahwa lengkap sudah organisasi kesehatan yang ada di Kabupaten Siak dengan telah dilantiknya organisasi IAKMI ini.

"Kami petugas kesehatan masyarakat ini bekerja dari Desa, Kabupaten, Provinsi hingga ke pusat. Di desa kami bisa membantu revitalisasi posyandu, sanitasi berbasis masyarakat, penyuluhan kesehatan dan promosi kesehatan hidup sehat" ujarnya./hms

Saturday, November 12, 2016

Hj. Misnarni Syamsuar Dapat Penghargaan Gemarikan

PERAWANGPOS, JAKARTA-Ketua TP-PKK Kabupaten Siak Hj.Misnarni Syamsuar Sabtu (12/11/16) menerima penghargaan gerakan memasyarakatkan gemar makan ikan (gemarikan) dari Direktorat Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Perikanan dan Kelautan, di Jakarta Internasional Expo (JIE) Kemayoran Jakarta.

Sekaligus juga menghadiri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-14 dan Indonesia Seafood Expo (ISE) 2016, dalam hal ini Kabupaten Siak mengirimkan utusan dari Kabupaten Yang menang di tingkat Provinsi.

Hadir juga Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasyidah Alfedri, Ketua DWP Kabupaten Siak Rahimawati Hamzah, Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Susilawati, serta pengurus Forikan lainnya.

"Saya sangat berbangga dan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT atas penghargaan yang diraih sebagai Forikan terbaik di Provinsi Riau, dan juga menjadi satu-satunya Kabupaten Kota di Provinsi Riau yang berkontribusi mengkampanyekan memasyarakatkan makan ikan secara maksimal" ungkap beliau saat dijumpai seusai acara.

Disampaikannya juga bahwa selain menerima penghargaan tersebut, dalam lomba tingkat nasional kali ini Kabupaten Siak mendapat Juara harapan II untuk menu keluarga dan secara keseluruhan Riau menjadi juara favorit. "Mudah-mudahan kedepannya kita mendapat prestasi yg lebih baik lagi" Katanya.

Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasyidah Alfedri menambahkan, Penghargaan itu kita dapatkan berkat kerjasama dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Kelautan Kabupaten Siak, Forikan Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta CSR BSP yang telah mensosialisasikan gerakan gemar makan ini kepada seluruh masyarakat.

"Penghargaan ini merupakan dorongan bagi pengurus Forikan kabupaten, dan dengan penghargaan ini lebih memotivasi Forikan Kabupaten Siak untuk lebih giat lagi mensosialisasikan gerakan ini, dan kita berharap masyarakat Kabupaten Siak menjadi masyarakat yang kuat dan sehat" lanjutnya.

Sementara itu Susilawati mengatakan bahwa lomba masak serba ikan tingkat nasional yang ke-14 ini juga merupakan rangkaian peringatan hari nusantara dan hari ikan nasional yang ke-3, diikuti oleh 32 Provinsi di seluruh Indonesia.

"Prestasi yang telah dicapai tentu menjadi suatu tantangan bagi forikan Kabupaten Siak, dinas peternakan perikanan dan kelautan Kabupaten Siak serta pihak lainnya yang terkait bersama mewujudkan bagaimana untuk lebih meningkatkan lagi masyarakat kabupaten siak agar gemar mengkonsumsi ikan setiap hari dalam jumlah yg memadai"tambahnya./hms

Ket. Foto: Ketua TP-PKK Kabupaten Siak Misnarni Syamsuar menerima tropi pemenang lomba harapan II menu keluarga.

Thursday, November 10, 2016

Hari Pahlawan, Bupati Siak Semangat Pahlawan Adalah Semangat Berjuang dan Berkorban

PERAWANGPOS, SIAK - Bupati Siak H Syamsuar memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Siak, Kamis (10/11) pagi. Hadir pada upacara tersebut,

Wakil Bupati Siak Alfedri, anggota DPRD Komisi IV Siak Indra Sumaryo, Wakapolres Siak Kompol Indra, Perwira Penghubung Kodim 0303 Bengkalis Mayor Sumarno, Kajari Siak Zondri, Ketua Pengadilan Negeri Siak Asmudi.

Dalam amanah Menteri Sosial Kofifah Indar Parawangsa yang dibacakan Bupati Siak selaku inspektur upacara menyampaikan, pengalaman merebut dan mempertahankan kemerdekaan juga menunjukkan betapa spirit perjuangan dan mental, karakter kepahlawanan memiliki daya hidup yang luar biasa dalam menghadapi berbagai rintangan dan penderitaan.

Peringatan Hari Pahlawan, kata Bupati, harus mampu menggali apinya, bukan abunya. Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.

"Semangat Kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat Kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara," ujar Syamsuar.

"Singkat kata, Gerakan Hidup Baru adalah gerakan revolusi mental untuk menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat Elang Rajawali. Berjiwa api yang menyala-nyala," kata Syamsuar.

Lanjutnya, itulah jiwa patriotisme progresif yang harus dikobarkan dalam menghadapi tantangan dan persoalan pembangunan hari ini. "Dengan suatu tekad dan ketulusan untuk bersama-sama saling bahu-membahu, dilandasi makna dan nilai integritas,

etos kerja dan gotong royong, maka saya yakin bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda dan dapat menjadi bangsa "Pemenang",

mampu bersaing dengan negara dan bangsa lain. Hal ini sejalan dengan Tema Hari Pahlawan 2016 yaitu, Satukan Langkah Untuk Negeri," paparnya.

Bertindak selaku komandan upacara Komandan Rayon Militer Perawang Kapten Efendi Sihombing, Perwira Upacara Wakil Komandan Rayon Militer Perawang Kapten Poltak Girsang,

Pembaca UUD 45 Ahmad Puspita Tata Negara fungsional umum Disosnaker dan Pembaca Pesan pesan pahlawan Said Muzani Kabid Kebudayaan Disdikbud.

Upacara tersebut diikuti TNI, Polri, Pemuda Panca Marga, ASN, Honorer, dan Pelajar. Dihadiri Ketua Legium Veteran Siak Abdullah Teguh, Kapolsek Siak Kompol Abdul Rahman,

Komandan Rayon Militer Siak Mayor Suherman, Kepala Bea Cukai Siak, Kepala Kantor Imigrasi kelas II Siak, organisasi Pemuda KNPI, Karang Taruna.

Sumber: Riaumandiri.co

Monday, November 7, 2016

Bupati Siak Minta Pihak Kecamatan Se Siak, Untuk Mendata Angka Kemiskinan Secara Valid

PERAWANGPOS, SIAK-Bupati Siak Syamsuar Senin (7/11/16) malam, membuka Rapat Pembahasan Bantuan Keuangan Riau Tahun 2017 dan Pendataan Klarifikasi Data Penduduk Miskin sekaligus juga membicarakan Persiapan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Kabupaten Siak, berlangsung di Balai Zamrud Komplek Adi Praja Kediaman Bupati Siak.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Siak Alfedri, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak T Hamzah, Asisten I, II, dan III Setda Kab.Siak, Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat, dan pejabat terkait lainnya.

"5 tahun saya pimpin masih ada komplen masalah data dari masyarakat dan DPRD, kita ingin program penanggulanan kemiskinan tepat sasaran", ujar syamsuar di awal sambutannya.

Syamsuar meminta penanganan kemiskinan perlu dimulai dengan data awal yang benar, jika data kemiskinan keliru maka penangulangan kemiskinan tidak akan selesai. Akurasi dan validitas data merupakan syarat mutlak tolak ukur untuk menunjang penanganan kemiskinan yang komprehensif dan mewujudkan percepatan penanggulangan kemiskinan. Pendataan yang benar bertujuan agar tidak tersangkut akan hukum.

"Jangan sampai angka kemiskinan semakin tinggi. Pendataan Kita buat, lakukan, dan cek. Dulunya untuk meyakinkan kebenaran data perlu diadakan musyawarah akan tetapi beda hal dengan sekarang tak ada dilakukan lagi musyawarah itu. Kami tidak akan mempermasalahkan kalau datanya memang benar" tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak Jasril menanggapi positif ide Bupati Syamsuar, "Data statistik memang terus bergerak, karena itu upaya untuk mengupdate per 6 bulan itu bagus".

Disamping itu, terkait persiapan HAKI Syamsuar meminta rembukan dari semua pihak untuk persiapan pelaksanaan HAKI, "Kita diminta agar memperingati kegiatan HAKI yang di pusatkan di Riau, disamping yang dilaksanakan di Pekanbaru saya ingin meminta masukan karena kita tak punya anggaran ini, malam ini kita dudukkan apa yang mungkin kita akan buat".

"Nantinya dalam perayaan tersebut kita akan buat kegiatan yang berkaitan dengan budaya melayu, berkaitan dengan korupsi, seperti pantun baikpun syair yang berisi tentang anti korupsi dan menyangkut hati nurani" Lanjutnya./hms

Sunday, November 6, 2016

KPK Akan Dirikan Pendidikan Anti Korupsi di Riau

PERAWANGPOS, PEKANBARU-Bupati Siak Syamsuar di dampingi Kepala Inspektorat Kabupaten Siak Faly Wurendarasto menghadiri pertemuan terkait Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Rembug Integritas Nasional (RIN) dan rangkaian festival Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016 bertempat di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (04/11/16).

Hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Riau Arsyajuliandi, Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau Arlisman agus, Ketua DPRD Provinsi Riau, Bupati dan Walikota se Provinsi Riau, Perwakilan KPK Bidang Pencegahan Anto Ikayadi, Forkompinda, BUMN, BUMD, serta pejabat terkait lainnya.

"Yang penting bagimana menyukseskan kedua iven yang akan dilaksanakan sekaligus di pekanbaru ini. Dan ini merupakan hasil rapat terakhir kami dengan pimpinan KPK dengan mempresentasikan persiapan-persiapan yang ada sekaligus di harapkan presiden untuk melounching aplikasi yg di persiapkan oleh kpk dan juga akan langsung di integrasikan di dalam 34 provinsi serta juga akan diberlakukan secara nasional" kata gubernur di awal sambutannya.

"Tidak hanya itu, Kpk juga akan mendirikan pendidikan anti korupsi, dan ini bukan hanya untuk Pemerintah melainkan juga masyarakat, dan Sebetulnya juga dengan acara HAKI ini kpk sudah memulai mengajak masyarakat mendidik komunitas untuk bagaimana mengelola acara ini dengan transparan dan mencegah anti korupsi" lanjutnya.

Sementara itu Anto menyampaikan, Pemilihan Riau bukan sesuatu yang negatif, melainkan Riau ditunjuk secara aklamasi dan demokrasi. "Riau memiliki banyak pesaing, namun pada akhirnya Riau lah yang terpilih menjadi tuan rumah, suatu kehebatan buat Riau dan dengan semangat itulah kami meyakini Riau akan menjadi lebih baik lagi. Dengan tagline yang sudah ditentukan oleh Gubernur Riau " Ayo riau bergerak untuk indonesia tangguh", kalau riau sudah bergerak maka pergerakan akan mengalir keseluruh penjuru nusantara".

"Ini merupakan kesempatan menunjukkan ke daerah dan lembaga lain bahwa riau sudah berubah dan menjadi lebih baik dari yang lalu. Pada saat kegiatan nanti ini bukan sekedar perayaan melainkan menjadi salah satu ikon wisata di riau dan akan menjadi pesta rakyat melayu yang ada di Riau" lanjutnya.

Ditambahkannya juga bahwa Provinsi Riau merupakan tuan rumah HAKI pertama yang berada di luar pulau Jawa, dan dengan ini kita akan menjadikan Provinsi Riau sebagai contoh positif untuk daerah lainnya dalam pencegahan Korupsi di Indonesia.

Acara Festival HAKI dan RIN akan diselenggarakan tanggal 7 – 10 Desember 2016. Kegiatan HAKI akan melibatkan masyarakat di 12 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Riau dan juga 33 Provinsi lainnya di Indonesia.

Secara garis besar kegiatannya antara lain Jalan Santai/Kirab, Ekspo dan bazar, Seminar, Jual-beli pantun dan syair, Pagelaran seni budaya, menulis surat (Siswa SD, SLTP dan SLTA ) kepada Gubernur/Presiden, Fotografi. Sementara RIN akan dilakukan dalam bentuk Deklarasi Riau dan Workshop Integritas Anggota DPRD Provinsi Riau.

Dijumpai seusai acara Syamsuar mengatakan bahwa hasil dari pertemuan ini akan disampaikan ke masyarakat Kabupaten Siak ,"Tentunya hasil dari pertemuan ini kita akan sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Siak bahwa Riau menjadi tuan rumah untuk perayaan HAKI (Hari Anti Korupsi Internasional) 2016".

"Seperti yang dikatakan tadi bahwa ini merupakan iven besar dengan meliputi seluruh elemen masyarakat di 12 Kabupaten di Provinsi Riau dan 33 Provinsi lainnya, Kita menyambut baik perayaan iven ini dan kita siap ikut berpartisipasi serta meramaikan iven besar ini, dan tentunya kita akan berikan yang terbaik untuk capaian kesuksesan iven ini"pungkasnya./hms

Tuesday, October 25, 2016

Bekraf Mentaja FGD di Hotel Grand Mempura

PERAWANGPOS, SIAK - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Quadro Helix ekonomi kreatif selama 2 hari, 24-25 Oktober 2016 di Hotel Grand Mempura, Siak.

Acara ini dibuka pada hari senin kemaren yang dibukakan lansung oleh wakil bupati siak Alfedri.

Para peserta diskusi saling berbagi ide tentang pengembangan usaha baik disampaikan oleh pemateri yang di siapkan dari Badan Ekonomi Kreatif maupun dari pemerintah kabupaten Siak juga termasuk dari para pelaku usaha itu sendiri.

FGD yang meliputi Academics, Bussiness Sector, Communities dan Government ini juga menyertakan pelaku dan pegiat ekonomi kreatif dari seluruh kabupaten siak.

“Kita turut serta sebagai peserta aktif di FGD ini, banyak hal bermanfaat yang dikupas, mudah-mudahan dapat membawa angin segar bagi ekonomi masyarakat,” ungkap Tengku Firdaus, salah seorang pengrajin gambus yang sudah berhasil sampai ke pasaran eropa.

Diantara yang hadir dari kabupaten siak ada Yose Rizal (Kabid Promosi Pariwisata) yang juga sebagai salah seorang nara sumber, Tengku Firdaus dari sungai apit salah seorang pengrajin gambus, dan peserta yang lainnya.

Kegiatan di hari kedua ini turut dihadiri Bupati Siak Syamsuar, Kadisparpora Hendrisan dengan sejumlah narasumber diantaranya  Hassan Abud Direktur Hubungan antar Lembaga Dalam Negeri Badan Ekonomi Kereatif (Bekraf), Deputi Hubungan Antar Lembaga Bekraf Endah Wahyu Sulistianti, dan lain-lain.

Bupati berharap kegiatan ini bisa menumbuh kembangkan ide ide kreatif dari para pelaku usaha "Jadi harapan kami dengan kegiatan ini kedepannya para pelaku usaha bisa semakin kreatif dalam pengembangan produk-produk yang dihasilkan", tutupnya./hms

Thursday, October 6, 2016

Bupati Siak Kagum Dengan Karya Tengku Firdaus di Sungai Apit

PERAWANGPOS, SUNGAI APIT- Bupati Siak H Syamsuar dalam kesibukan sehari-hari menjalankan tugasnya, tak lupa menyempatkan diri bersilahturahmi dengan warganya. Kemarin, Bupati H Syamsuar mengunjungi Tengku Firdaus Al Sahab seorang perajin gambus yang berada di Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Di sela-sela kunjungannya, Bupati menyampaikan kebangaan dan kekagumannya terhadap sosok Tengku Firdaus Al Shaba. Tengku Firdaus merupakan merupakan pengrajin alat musik tradisional melayu Riau, gambus dan marwas.

“Beliau sangat istiqomah melestarikan budaya lokal, membawanya ke kancah nasional bahkan internasional. Ratusan karya Pak Tengku, tidak hanya dibeli wisatawan dari Nusantara, tapi juga dari negara di Asia bahkan Eropa,” kata Bupati.

Tengku Firdaus sebelumnya berprofesi sebagai guru. Namun, beliau pensiun dini dari PNS, untuk menangkap peluang berwirausaha kerajinan alat musik tradisional tersebut. Padahal beliau masih punya waktu mengabdi sekitar 7 tahun lagi.

“Apa yang dilakukan Pak Tengku, sangat inspiratif sekali. Beliau memaksimalkan potensi dirinya, menghasilkan karya luar biasa yang bernilai ekonomis, membuka peluang kerja, memilih menjadi seorang pengusaha. Luar biasa.

Semoga banyak lahir ‘Pak Tengku-Pak Tengku’ lainnya di Siak. Menjaga budaya negeri, berdikari dan mandiri. Pemkab Siak akan memberikan dukungan penuh pada usaha-usaha ekonomi kreatif seperti ini. Mari menjadi pengusaha,” ajak Bupati.

Sumber: Riaumandiri.co