Monday, October 31, 2016

Loyalis Jokowi ;"Rezim Ini Telah Menempatkan Ahok Diatas Kepentingan Negara"

PERAWANGPOS -- Rezim Joko Widodo telah menempatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah menistakan agama, di atas negara.

Penegasan itu disampaikan pimpinan Komisi Rumah Amanah Rakyat, Ferdinand Hutahaean (30/10). “Ahok ditempatkan di atas negara. Ahok ditempatkan lebih penting dari negara. Hampir semua lembaga di bawah rejim berkuasa bekerja untuk melindungi Ahok sang terlapor penistaan agama sebagaimana yang diatur KUHP Pasal 156,” tegas Ferdinand.

Mantan loyalis Joko Widodo ini menegaskan, upaya melindungi Ahok harus dibayar mahal dengan pengerahan pasukan besar-besaran untuk menghadapi aksi massa umat Islam yang direncakan pada tanggal 04 Nopember 2016.

“Negara akan mengeluarkan biaya ratusan miliar dan ribuan mungkin puluhan ribu pasukan untuk berhadap-hadapan dengan aksi massa yang menuntut penegakan hukum secara berkeadilan dan menghargai rasa keadilan sosial masyarakat,” jelas Ferdinand.

Menurut Ferdinand, tindakan yang dilakukan penguasa saat ini, sebuah pilihan yang terlalu sadis memilih mempertaruhkan nasib bangsa demi perlindungan sempurna kepada Ahok dari penegakan hukum.

Ferdinand menilai, pemerintah atas nama kekuasaan memilih untuk menghadapkan ekspektasi penegakan hukum publik ke depan kekuatan aparat. Pemerintah memilih melawan tuntutan penegakan hukum hanya untuk melindungi satu orang bernama Ahok. “Pemerintah memilih mempertaruhkan kondusifitas dan keamanan serta kestabilan bangsa demi melindungi sang terlapor peninstaan agama bernama Ahok,” papar Ferdinand.

Tak hanya itu, kata Ferdinand, Ahok yang selalu mendefinisikan diri dengan konstitusi dan Pancasila sesungguhnya tidak paham tentang Pancasila dan Konstitusi. “Siapapun pejabat negara tidak boleh arogan atas nama aturan dan jabatan menjadi semena-mena dan bisa bicara apapun serta boleh menistakan ajaran agama. Ini kekeliruan berpikir Ahok sehingga dia merasa lebih tinggi dari negara dan negara harus kalah kepadanya. Sungguh ini pelecehan terhadap Indonesia yang besar,” ungkap Ferdinand.

Ferdinand pun meminta dan memohon kepada TNI/POLRI agar bersikap mengutamakan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan seorang Ahok. “Secara fisik, Ahok harus dilindungi dan dijaga karena itu hak konstitusi mendapatkan rasa aman. Namun secara hukum, Ahok tidak boleh dilindungi atas perilakunya yang diduga menistakan ajaran agama Islam,” pungkas Ferdinand.

Sumber : intelijen

Dahlan Iskan Resmi Jadi Tahanan Kota, Ada Apa ?

PERAWANGPOS, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akhirnya berubah sikap. Setelah mempertimbangkan kekhawatiran sejumlah pihak atas kondisi kesehatan Dahlan Iskan, statusnya diubah menjadi tahanan kota.

Malam tadi Senin  (31/10/2016) sekitar pukul 22.50 tim penyidik pidana khusus Kejati Jatim sudah mengeluarkan Dahlan Iskan dari tahanan. Pengalihan itu dilakukan setelah keluarga Dahlan dan pimpinan Pesantren Sabilil Muttaqien, Takeran, Magetan, mengajukan permohonan agar Dahlan dikeluarkan dari tahanan. Miratul Mukminin selaku wakil keluarga menyatakan, Dahlan merupakan pengasuh di pondok pesantren tersebut. Karena itulah, pimpinan pesantren ikut meminta agar Dahlan dikeluarkan dari tahanan.

Dia mengungkapkan, permohonan tersebut diajukan karena Dahlan memiliki riwayat medis sebagai pasien transplantasi hati. "Perlu perawatan khusus dan rutin secara spesifik," katanya.
Selain itu, makanan yang dikonsumsi Dahlan tidak boleh sembarangan karena kesehatannya rawan terganggu.

Miratul menjamin bahwa Dahlan akan kooperatif mengikuti proses hukum. Selain itu, bapak dua anak itu menegaskan tidak akan mempersulit proses penyidikan yang berlangsung di Kejati Jatim. Termasuk, menjalani wajib lapor sesuai ketentuan. Miratul memastikan, dalam pengajuan permohonan penangguhan penahanan itu, tidak ada intervensi dari siapa pun.
"Ini murni permohonan dari keluarga karena memperhatikan faktor kondisi kesehatan," tegasnya.

Plt Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto menjelaskan, penyidik memutuskan untuk mengalihkan status penahanan tersebut karena memperhatikan kondisi kesehatan Dahlan. Menurut dia, Dahlan diharuskan menjalani pemeriksaan rutin oleh dokter secara berkala.

Dia menambahkan, Dahlan sebenarnya menjalani pemeriksaan di Kejati Jatim. Pada saat pemeriksaan berlangsung, tensi darahnya naik. Meski sudah beristirahat, kondisinya tidak bertambah membaik. Karena itulah, pemeriksaan dihentikan pukul 13.30.

Pihaknya kemudian menerima surat permohonan agar Dahlan dikeluarkan dari tahanan. Setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan, tim penyidik mengabulkan permohonan tersebut.

Sumber: JPNN

Sekda Harapkan Kepala Desa Sosialisasi Cara Pengolahan Lahan Gambut

PERAWANGPOS, SIAK-Memiliki lahan gambut lebih dari 30 persen dari total luas wilayah, ibarat simalakama bagi Kabupaten Siak. Jika tidak tepat pengelolaannya,lahan gambut  akan menjadi kawasan rawan banjir disaat musim penghujan. Sebaliknya dimusim kemarau, kebakaran hutan dan lahan serta-merta menjadi ancaman.

Untuk memberikan pemahaman dan membuka wawasan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan lahan gambut tersebut, Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JGMR) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), melaksanakan Workshop Perhutanan Sosial dengan tema “Peluang Pengelolaan Hutan Bagi Masyarakat Dengan Skema Perhutanan Sosial di Kabupaten Siak. Kegiatan itu dilaksanakan Senin Pagi (31/10/16), bertempat di Grand Royal Hotel.

“Kegiatan ini sangat baik agar masyarakat mengetahui dan mengenal bahaya dari gambut yang tidak terkelola dengan baik” ujar jamal di awal sambutannya. Untuk itu Jamal berharap nantinya para penghulu dan tokoh masyarakat dapat mensosialisasikan lebih lanjut pengetahuan yang didapat kepada masyarakat yang tempatan, sehingga dapat berpartisipasi dalam pengelolaan lahan gambut sesuai aturan.

“Ini merupakan suatu perubahan yang baik karena kita tau Kab.Siak ini 30% lebih wilayahnya itu sendiri dari gambut, jadi perlunya kita kelola sedemikian rupa agar gambut ini tidak menjadi ancaman bagi kita melainkan menjadi peluang bagi masyarakat sekitarnya” lanjutnya.

Pemerintah pusat saat ini telah menetapkan kebijakan pengolahan lahan gambut sesuai dengan petunjuk dan aturan yang Pemerintah, serta membentuk Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR), Khusus di wilayah Kabupaten Siak saat ini diketuai oleh Andi Saputra./rls

Catat Janji Ahok. Kampanye Dipasar Minggu, Ahok Janji Takkan Menggusur

PERAWANGPOS -- Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji tak akan melakukan penggusuran di wilayah Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu. Basuki alias Ahok berencana mengeruk lahan kosong di wilayah itu sebagai antisipasi banjir. 

Ahok datang berkampanye ke wilayah Pasar Minggu dengan mengenakan kemeja kotak-kotak merah hitam. Beberapa masyarakat anggota RT 12, RW 04 kelurahan Kebagusan menyambut kedatangannya sembari berfoto bersama. 

Momen kampanye dimanfaatkan masyarakat dengan menyampaikan keluhan soal banjir dan secara terang-terangan menyatakan penolakan atas kebijakan penggusuran. Salah satu anggota masyarakat Samali (40), mengatakan, ia tidak mau kawasan tempat tinggalnya digusur dan dipindahkan ke rumah susun. 

Menurut Samali, kalaupun akan digusur dia meminta tanahnya dibeli seharga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Alasannya, ia memiliki sertifikat tanah dan surat kepemilikan yang lengkap.

"Kalau dipindah ke rusun, saya tidak mau. Lebih baik dibeli dengan harga yang pantas dan saya beli rumah di Depok," kata Samali di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan, Senin (31/10).

Sama seperti Samali, Masain (57) juga menolak penggusuran. Bahkan, ia tidak mau pindah dari lokasi tersebut meskipun tanahnya akan dibeli.

"Tadi saya sudah bilang ke Pak Ahok, saya tidak mau kalau digusur dan dipindahkan, kata dia (Ahok) tidak akan digusur tapi akan dimasukkan alat pemberat," katanya.

Saat bertemu dengan mereka, Ahok mengatakan, akan mengeruk lahan kosong yang menjadi tempat bermuaranya air untuk dijadikan embung atau tempat penampungan. Air tersebut diketahui merupakan kiriman dari Depok.

"Nanti akan kami coba untuk mengeruk 1 sampai 1,5 meter," kata Ahok di hadapan warga.

Ahok berencana pengerukan tersebut akan digunakan sebagai sarana rekreasi anak-anak dengan ditanam tanaman hias dan dimasukkan ikan di dalamnya.

Ia mengakui kawasan pemukiman padat itu mirip dengan Kampung Pulo dan Bukit Duri namun, penggusuran tidak akan dilakukan. Ahok mengatakan, hal ini sulit karena anggota masyarakat memiliki surat lengkap.

Menurut Ahok, Pemerintah Provinsi DKI pernah berupaya untuk memasukkan alat berat namun tak berhasil. Upaya memasukkan alat berat tersebut akan diajukannya saat masa cuti kampanye sudah selesai.

Sumber : CNN

Sunday, October 30, 2016

DPC PKS Lubuk Dalam Adakan Berobat Gratis dan Pelantikan DPRa

PERAWANGPOS, LUBUK DALAM - Semangat berkhidmat terus digalakan oleh Partai Keadilan Sejahtera salah satunya yaitu dengan pemenuhan struktur ditingkat Kecamatan maupun Desa-desa. Pada Ahad (30/10) Pelantikan 7 DPRa Se-Kecamatan Lubuk Dalam di Markaz Dakwah Lubuk Dalam Jln Pertamina Pasar Baru, Sebelum ini Telah Dilantik juga 9 DPRa Se-Tualang pada Pekan lalu.

Pada kesempatan ini hadir Ust. Markarius Anwar,S T, Ust. H Ir.Suprapto, Ust. Muhammad Soleh, ST, Ust. H Imron Rosadi,S.Pd dan beberapa bidang struktur DPD PKS Siak dan Aleg Siak Bapak Muslim Dapil 1.

Adapun rentetan acaranya adalah diawali dengan pembacaan ayat suci al quran, kemudian menyayikan indonesia raya, dan mars PKS agar lebih semangat kader-kader PKS dalam bekerja Kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dari Ketua DPD Ir. H. Suprapto dan dilanjutkan dengan pelantikan DPRa Ust. Markarius Anwar, ST, M,Sc, ( Aleg Prov Dapil Siak Pelelawan) sekaligus Pemateri untuk TOP.

Ust. Markarius menyampaikan bangga karena telah diaksanakan Pelantikan pengurus sampai ditingkat Desa/Kampung sehingga kerja kerja yang akan dilakukan akan terus bersinergi dari pusat sampai ke desa/kampung-kampung, beliau juga menyampaikan apa tugas dan peran DPRA dalam  mengemban amanah ini antara lain yaitu :
1. Merekrut 2 Juta Kader terbina,
2. Program Training Orientasi Partai,
3. Program Pusat Khidmat,
4. Program Peran Pemuda dalam Pembangunan,
5. Program Pengokohan Basis Sosial Partai,
6. Program 5 Juta Relawan.

Relawan itu adalah Program yang akan dilaksanakan ditingkat DPC sedangkan yang membedakan ditinkat DPRA adalah Pusat Khidmat hanya dibuat di Tingkat DPC sehingga DPRa hanya 5 Program saja, jadi 6 Program ditingkat DPC dan 5 Program ditingkat DPRA tegasnya lagi.
Terbentuknya sturktur sampai tingkat Desa/kampung lebih memudahkan kerja-kerja nyata Partai Keadilan Sejahtera sesuai dengan Visi Partai Yaitu Menjadi Partai Dakwah Yang Kokoh Dan Berkhidmat untuk Ummat Bangsa dan Negara.

Dengan dilantiknya struktur inilah, nantinya dapat tercapainya Program-program kerja Partai serta meningkatnya jumlah suara pada pemilu 2019 yang mana PKS Siak menargetkan mendapat 6 Kursi..Insyaaallah Sebut Sekum DPD PKS Kab Siak Muhammad Soleh, ST.

Pelantikan ini disemarakkan dengan dilaksanakan program Khidmat yaitu pengobatan gratis oleh Bidang Kesra DPD PKS Kab Siak. Kegiatan ini berjalan lancar dari pagi sampai siang. rls

Gadis di Kaki Bukit Prolo

Gadis di Kaki Bukit Prolo Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Gadis manis berambut panjang itu bernama Maryati, gadis yang duduk beralaskan terpal di beranda rumahnya itu sedang memisahkan biji-biji jagung dari bongkotnya untuk diolah menjadi nasi jagung nantinya. Di bawah Bukit Prolo, bukit yang masih jajaran Pegunungan Kendheng yang membentang dari Kabupaten Jombang, Nganjuk, Bojonegoro dan Ngawi. Gadis manis berkulit sawo matang itu tinggal bersama orang tua dan sanak keluarganya. Bukit yang dihiasi oleh tanaman padi di sepanjang terasering milik warga setempat, pemandangan yang sangat indah jika dilihat dari kejauhan, ditambah lagi dengan keberadaan rumah-rumah warga yang berdiri kokoh di kaki Bukit Prolo dibangun dari kayu jati pilihan dengan tanah yang masih berupa tanah, bukan tegel atau keramik, hunian yang menurutku sangat sederhana.

Ketika mengunjungi rumah Maryati maka akan disambut dengan seekor sapi betina dan seekor pedhet. Bukan disambut dengan pintu beraksen ukiran mewah dengan perabot yang berplitur indah. Bukan. Ketika aku mengunjungi rumah gadis yang bernama Maryati aku serasa kembali ke beberapa puluh tahun yang lalu.

Rumah di kaki Bukit Prolo bukanlah kawasan real estate yang digunakan untuk mendirika
... baca selengkapnya di Gadis di Kaki Bukit Prolo Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Makna di Hari Raya Idul Fitri

Makna di Hari Raya Idul Fitri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Ayo bangun Fazzy! Kita hari ini Sholat ied lho! Nanti kita bisa ketinggalan!” Panggil kakak dari Fazzy bernama Mizzy. Mereka kakak beradik kembar. Umur mereka sama, Fazzy 12 tahun, Mizzy 12 tahun lebih 1 bulan. Wajah mereka sangat mirip. Sampai-sampai, guru dan teman-teman mereka masih keliru memanggil nama mereka secara refleks. Walaupun mereka kembar, mereka tidak pernah berebut sesuatu. Mereka juga tidak saling ribut.

Akhirnya Fazzy bangun. Dia kaget, ternyata Papa, Mama, dan Mizzy sudah siap dengan baju lebarannya masing-masing. Fazzy sangat terburu-buru.

Akhirnya, semua sudah siap. Keluarga itu pun menjalankan sholat Ied berjamaah di Masjid dekat rumah mereka. Setelah sholat Ied. 1 keluarga itu melakukan sungkeman. Setelahnya, mereka berkunjung ke rumah saudara sepupu Fazzy dan Mizzy.
Setelah sampai di tujuan, Hanny menyambut adik-adik sepupunya dengan antusias. Mereka bermain di sungai sebelah rumah Hanny. Fazzy iseng mengerjai kakaknya dengan mencipratkan kecil air sungai ke kaki kakaknya. “Fazzy! Jangan iseng dong! Basah nih celanaku..” Keluh Mizzy. “Sorry kak, sengaja..” Canda Fazzy. Hanny melihat saudara kembarnya sambil tertawa. “Sudah-sudah, kita makan dulu yuk. Lapar nih” Ajak Hanny. Mereka pun makan bersama dengan menu hidangan yang seharusnya ada di hari raya Idul Fitri ini, yaitu opor ayam dan ketupat.
... baca selengkapnya di Makna di Hari Raya Idul Fitri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Saturday, October 29, 2016

FH : "Gara-gara Pencitraan, Gratifikasi Perusahaan Minyak Rusia Kepada Jokowi Adalah Suap"


Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengingatkan Presiden Jokowi yang mengembalikan gratifikasi perusahaan minyak Rusia ke KPK bisa membuat blunder. Bahkan, menurut Fahri, jika KPK konsisten menerapkan UU Tindak Pidana Korupsi bukan tidak mungkin membuat Presiden berurusan dengan KPK.

“Harusnya yang namanya cendera mata dari negara sahabat itu biasa aja, dari jaman Soeharto juga begitu. Hadiah tersebut bisa dimasukkan ke museum. Tapi karena maunya pencitraan malah jadi blunder karena dibikin ribet sendiri oleh sikap Jokowi ini," ujar Fahri Hamzah di Jakarta, Sabtu (29/10/2016).

Fahri menambahkan Presiden Jokowi akan bermasalah jika KPK konsisten dengan sikapnya untuk memberantas korupsi dan tidak pandang bulu. Sebab pengembalian gratifikasi yang sudah batas waktu menurut Fahri sesuai UU 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dalam UU 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi adalah korupsi yang bisa dipidana.

Berdasarkan UU 20/2001, sebagaimana dalam pasal 12, menurut Fahri, ancamannya jelas yaitu dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta rupiah dan paling banyak Rp 1 miliar.

“Karena melebihi dari waktu sebulan sesuai ketentuan UU bisa bukan gratifikasi tapi sudah masuk ranah suap karena kalau gratifikasi itu mengacu pada jabatan. Kalau melihat sikap KPK dalam kasus Irman Gusman, dimana Irman menerima hadiah terkait jabatan, dia tidak punya kewenangan untuk menentukan kuota impor gula misalnya," ujar Fahri.

Fahri menambahkan, berbeda dengan Jokowi yang mendapatkan hadiah dari sebuah pemerintahan atau perusahaan yang mendapatkan proyek karena keputusan Jokowi. Jokowi juga bisa memerintahkan dirut Pertamina, Menteri ESDM dan lainnya untuk memberikan proyek itu pada perusahaan Rusia tersebut.

"Jadi ini sudah penyuapan,” tegas Fahri.

Fahri membandingkan, jika pejabat seperti seorang Irman Gusman dipidanakan oleh KPK namun Jokowi tidak. Oleh sebab itu dia mengatakan bahwa ini semua sekali lagi akan membuktikan bahwa KPK memang tidak independen dan hanya menyasar orang-orang tertentu saja.

”Kalau Irman kena, mengapa Jokowi tidak? Padahal Irman cuma gratifikasi sementara Jokowi bisa mengarah kepada kasus suap yah? Sekali lagi akan membuktikan bahwa KPK tebang pilih dan tidak beroreintasi pada hukum,” ujar Fahri yang menjadi anggota DPR dari NTB ini.

KPK, menurut Fahri, tidak bisa berkelit karena aturan dan segala hukumnya jelas tertulis. Fahri juga mengingatkan agar KPK menegakkan hukum secara benar dan seadil-adilnya. Sebab jika melakukan tebang pilih maka bisa menghilangkan asas keadilan di negara hukum yang ingin dibangun Indonesia.

“Jangan karena pameran pencitraan, maka hukum dihentikan. Kalau mau tegakkan hukum ayo kita tegakkan hukum. Asas keadilan itu yang paling penting dalam hukum dan jika KPK mengaggap sikap Jokowi bukan suap, maka asas keadilan sudah tidak ada lagi,” tandasnya.

Sumber : Muslimina

Friday, October 28, 2016

Gunakan KPK dan Jaksa, Orang-orang Dekat SBY Pun Di Bui

PERAWANGPOS -- Setelah Siti Fadilah Supari, kini giliran Dahlan Iskan diseret ke pengadilan dalam kasus korupsi. Proses hukum terhadap menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu mengindikasikan bahwa “orang-orang dekat” Susilo Bambang Yudhoyono sedang dibidik Rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Analisa itu disampaikan pengamat politik Ahmad Baidhowi (28/10). “Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah masuk penjara, Dahlan Iskan juga dan tak lama lagi mungkin Gamawan Fauzi. Ini indikasi KPK maupun penegak hukum lainnya telah menjadi alat politik,” tegas Ahmad Baidhowi.

Ironisnya, kata Baidhowi, beberapa kasus besar tidak tertangani KPK, bahkan ada yang diberhentikan dengan alasan tidak jelas. “Kasus suap PT Brantas Adipraya dihentikan, ini aneh juga. Kasus reklamasi bahkan publik menunggu sprindik untuk Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi yang dijanjikan KPK,” ungkap Baidhowi.

Baidhowi menduga penetapan tersangka pejabat di era SBY tidak lepas dari ulah penguasa saat ini. “Dahlan sendiri mengakui dibidik penguasa. Ini rangkaian untuk ngerjain orang-orang SBY,” jelas Baidhowi.

Menurut Baidhowi, soal kasus Prasetio, kemungkinan KPK takut untuk mengeluarkan sprindik Prasetio karena saat ini yang bersangkutan jadi Ketua tim sukses Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017.

“KPK sudah dibiayai mahal, tetapi mengurus masalah besar tak sanggup, rakyat semakin tak percaya kepada KPK,” pungkas Baidhowi.

Sumber : Intelijen

Thursday, October 27, 2016

Prof. Yusril Ketuai Tim Hukum Gerakan Nasional Kawal Fatwa MUI Tentang Penistaan Agama

PERAWANGPOS -- JAKARTA - Pakar hukum tata negara, Profesor Yusril Ihza Mahendra, ditunjuk menjadi ketua Tim Hukum Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) terkait kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, KH Muhammad Zaitun Rasmin memastikan hal itu. “Dalam rapat Gerakan Nasional Pendukung Fatwa MUI berkenaan dengan Al Maidah 51, telah disepakati pembentukan grup pengacara Muslim tersebut, dan Alhamdulillah, Prof Yusril bersedia menjadi ketuanya,” ujar ketua umum Wahdah Islamiyah itu sebagaimana dikutip Harian Amanah pada Selasa (25/10).

Tim ini akan terus mengawal fatwa MUI, yang sebelumnya menyebut Ahok benar telah menista Alqur’an, berdasarkan alat bukti berupa video yang beredar di YouTube bersama dengan pengakuan warga Kepulauan Seribu, lokasi di mana Ahok menyindir tentang isi surah Al Maidah ayat 51.

Ustad Zaitun juga menyampaikan para pengacara Muslim lainnya bisa segera bergabung dan merapatkan barisan guna menuntut agar kepolisian segera menangkap serta mengadili Ahok.

Ismar Syafruddin, salah seorang anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), yang selama ini juga sering tergabung dalam Tim Pembela Muslim, sudah menyatakan kesediaannya.

Pengacara kawakan asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang sudah lama berkiprah di Ibu Kota itu, mengaku siap mengawal fatwa MUI. “Insya Allah, siap. Untuk Islam, apapun siap,” tutur Ismar.

Sumber : HarianIslam

"Allahuakbar..." Koalisi Arab Berhasil Hancurkan Rudal Yang Mengarah Ke Mekkah

PERAWANGPOS -- Koalisi Arab Saudi mengumumkan pasukannya berhasil mengintersepsi rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Yaman dan menargetkan kota suci Mekkah pada pekan ini. Serangan ini merupakan salah satu yang berhasil digagalkan Saudi di tengah konflik di Yaman yang berkepanjangan. 

Kantor berita Arab Saudi, SPA, melaporkan bahwa rudal itu berhasil dihancurkan pada Kamis (27/10) sekitar 65 kilometer menuju kota tersuci bagi umat Muslim. Aksi ini tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa. 

Menurut laporan SPA, rudal itu diluncurkan dari Saada, wilayah yang dikuasai pemberontak Houthi di Yaman. 

Kelompok Houthi mengonfirmasi peluncuran rudal balistik Burkan-1 ke Saudi melalui pernyataan resmi yang dirilis kantor berita mereka pada Jumat (28/10). Meski demikian, menurut laporanReuters, Houthi mengklaim bahwa serangan itu menargetkan Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, salah satu bandara tersibuk di Saudi. 

Kelompok Houthi, yang dibekingi Iran dan pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh, memang menargetkan sejumlah kota perbatasan Saudi, sejak negara kerajaan itu memimpin koalisi serangan udara di Yaman pada Maret 2015 untuk mendukung Presiden Rabbu Mansour Hadi menghadapi pemberontakan. 

Kelompok bersenjata Syiah ini masih menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, termasuk ibu kota Sanaa. 

PBB memperkirakan konflik berkepanjangan di Yaman telah menewaskan 10 ribu orang, terdiri dari warga sipil dan kelompok bersenjata. 

Krisis pangan turut membayangi konflik di salah satu negara Arab termiskin itu. Sekitar 14 juta dari 26 juta warga Yaman yang terjebak dalam pertempuran butuh bantuan makanan, dan 7 juta di antaranya terancam krisis pangan.

Sumber : CNN

Wednesday, October 26, 2016

Laskar Kristen Tuntut Pembongkaran Mesjid berusia 47 Tahun. Teriakan "Allahuakbar" Gentarkan Laskar Kristus

PERAWANGPOS -- Saat ini (27/10/2016), laskar Kristen melakukan aksi demo dipusat kota Manado. Mereka menuntut pembongkaran Mesjid Al Khairiyah yang mereka anggap tidak memiliki IMB. Demo ini sudah yang ketiga kalinya.

Komposisi Islam - Kristen di kota Menado 50 : 50. Umur Masjid Texas kota Manado ini sudah 47 Tahun, dan berada di tengah tengah kota Manado, dan di gunakan oleh pada karyawan yang bekerja dan musafir yg ada di tengah tengah kota Menado.

Ketua pembangunan dan Renovasi Masjid ini adalah sdr Djafar Alkatiri ketua DPW PPP Sulut. Pemuda adat Kristen kota Menado mempersoalkan IMB dan sertivikat, sebab sertivikat tanah masjid ini telah di rampas oleh pemkot Menado.

Demo tadi sore yang di lakukan oleh pemuda adat Kristen di hadang oleh pemuda masjid dan sudah siap Jihad dan Sahid, tapi alhamdulilla kedua belah pihak di hadang oleh 3 lapis barikade polisi.

Ketika pemuda adat Kristen mau merangkak mendekati Masjid salah seorang Polisi berteriak Allahu Akbar... Allahu Akbar, sampai-sampai Kapolresnya yang beragama Kristen ketakutan.

Begitu salah seorang Polisi teriak Allahu Akbar.. Langsung bubar semua, seandainya tadi kalau polisi tidak tegas maka manado bisa jadi Ambon ke dua.

Info ini hasil pembicaraan ssta 20 menit yg lalu dengan ketua DPW PPP Sulut sdr Djafar Alkatiri Habil.

Tuesday, October 25, 2016

Tersandera Kecurangan Pilpres, Jokowi Lindungi Ahok

PERAWANGPOS -- Akun Twitter @basuki_btp, yang diyakini milik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sempat berkicau soal isu kecurangan Pilpres 2014 yang memenangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Akun @basuki_btp mengancam Jokowi, bahwa jikaJokowi izinkan Bareskrim Polri memeriksa Ahok dalam kasus penistaan agama, maka kasus kecurangan Pilpres 2014 akan dibongkar.

Terlepas dari persoalan benar tidaknya kicauan tersebut, ancaman untuk membongkar kasus kecurangan Pilpres 2014 telah menyandera Jokowi.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Zainal Abidin, “Pernyataan Ahok itu menjadi pertanda Jokowi punya masalah kecurangan. Baik Jokowi dan Ahok punya masalah hukum. Jokowi sendiri tersandera oleh Ahok,” tegas Zainal Abidin.

Menurut Zainal, persepsi masyarakat terkait adanya kecurangan Pilpres 2014 kembali menguat setelah kicauan @basuki_btp tersebut. “Bisa saja kecurangan Jokowi mulai terkuak dengan sendirinya oleh teman dekatnya,” sindir Zainal.

Zainal menegaskan, kasus penistaan agama oleh Ahok sangat menyulitkan Jokowi. “Jokowi kebingungan antara mendukung umat Islam atau menyelamatkan Ahok. Kalau salah sedikit saja, Jokowi bisa tergelincir,” pungkas Zainal.

Sebelumnya beredar capture linimasa akun @basuki_btp yang mengancam Presiden Jokowi. “Jika Pak Presiden Jokowi izinkan Bareskrim untuk periksa saya, kecurangannya saya ungkap ke publik”, tulis @basuki_btp pada 20 Oktober 2016. Netizen sempat meng-capture kicauan @basuki_btp itu sebelum kicauan itu dihapus.

Sumber ; intelijen

Ketua APINDO Riau Mas Wijatmoko Bantu UMKM ke Pasaran Dunia

PERAWANGPOS, PEKANBARU- Pertumbuhan ekonomi suatu daerah berbanding lurus dengan perkembangan usaha baik dan industri di daerahnya. Salah satu perkembangan usaha yang mulai menjadi primadona saat ini adalah pergerakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).  Namun begitu, sedikit dari produk UMKM yang mampu bersaing di pasaran terutama mempersiapkan diri dalam tantangan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA).

Hal tersebut yang disadari Wijatmoko Rah Trisno SE dewasa ini. Sebagai alumni Manajemen Fakultas Ekonomi Unri angkatan 1989, Wijatmoko mencoba untuk memberdayakan pengerak UMKM khususnya di Riau ini. Jabatan yang diamanatkan kepadanya sebagai Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau, dengan membawahi 120 perusahaan besar, ia aktif melakukan konsolidasi terhadap koperasi-koperasi dan UMKM yang dinilai mampu meningkatkan diri sebagai pemilik omzet besar.

"UMKM adalah usaha yang takkan lekang dimakan krisis globalisasi. Usaha ini harus dibina agar pengusaha kecil tersebut bisa terus berkembang. Karena tak bisa dipungkiri, masa depan nanti dunia akan dikuasai oleh wirausahawan, bukan pegawai. Maka dari itu, semangat entrepreneur mereka harus selalu kita tumbuhkan. Bagaimanapun mereka ini akan menjadi motor perekonomian masyarakat ke depannya," ujar terangnya.

Kosentrasinya membantu dalam peningkatan UMKM sudah mulai membuahkan hasil. Di bawah Wijatmoko, Apindo beranggotakan perusahaan-perusahaan besar juga peduli terhadap nasib pengusaha-pengusaha kecil, seperti UMKM. Upaya yang dilakukan mulai dari konsolidasi bersama pemerintah pusat, dinas terkait dan perbankan agar UMKM bisa memiliki peluang yang lebih untuk maju. Ia bermimpi ke depan UMKM di Riau bisa merambah ke lini produksi yang lebih besar. Ekonomi kerakyatan bisa terus tumbuh dan menyejahterakan masyarakat.

"Sejauh ini, kiprah saya sebagai alumni Unri memang berkutat pada dunia bisnis dan ekonomi. Karena dasar saya memang di manajemen. Meski belum seberapa, saya berharap membawa pengaruh dan manfaat bagi banyak orang, khususnya karyawan," jelasnya.

Diceritakannya, apa yang dilakukannya tersebut sedikit banyak terpengaruh oleh kegiatannya saat masih menjadi mahasiswa tersebut. Kemampuan organisasi dan juga manajemennya didapat saat aktif dalam organisasi intra kampus dan sempat pernah juga dipercaya menjabat sekjen organisasi mahasiswa yang aktif dan kritis.

Bekal tersebutlah yang kini dijadikannya pedoman sebagai pengusaha sekaligus pemimpin organisasi. Ia berharap, ke depan semakin banyak alumni Unri yang bisa memiliki peran dalam memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: riaupos.co
Ket. Foto : Wijatmoko Rah Trisno SE (Manajemen FE Angkatan 1989)

Ini No. Urut Pada PilGub DKI

PERAWANGPOS, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta resmi menetapkan nomor urut pasangan calon gubernur DKI Jakarta yang akan bertarung pada Pilgub DKI 2017. Ada tiga pasangan calon yang akan mulai melakukan kampanye pada Jumat 28 Oktober 2016 mendatang.

Dalam pengundian itu, pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni mendapat nomor urut satu. Sedangkan pasangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mendapat nomor urut dua. Kemudian pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapat nomor urut tiga.

Saat membuka rapat pleno pengundian nomor urut, Ketua KPU DKI Sumarno meminta agar semua pasangan calon menerima apapun hasil nomor yang didapat saat pengundian.

"Semua nomor sama, nomor satu tidak akan ada artinya jika tidak ada nomor dua. Begitu juga nomor dua tidak akan ada artinya jika tidak ada nomor tiga. Jadi semua nomor sama," katanya di JIExpo Kemayoran, Jakpus, Selasa (25/10/2016).

Dalam pesannya, Sumarno mengatakan, siapapun yang menang dalam Pilgub DKI, pemenangnya adalah warga Jakarta. "Mari kita ciptakan Pilgub damai," katanya.

Sumber: Sindonews.com

Bekraf Mentaja FGD di Hotel Grand Mempura

PERAWANGPOS, SIAK - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Quadro Helix ekonomi kreatif selama 2 hari, 24-25 Oktober 2016 di Hotel Grand Mempura, Siak.

Acara ini dibuka pada hari senin kemaren yang dibukakan lansung oleh wakil bupati siak Alfedri.

Para peserta diskusi saling berbagi ide tentang pengembangan usaha baik disampaikan oleh pemateri yang di siapkan dari Badan Ekonomi Kreatif maupun dari pemerintah kabupaten Siak juga termasuk dari para pelaku usaha itu sendiri.

FGD yang meliputi Academics, Bussiness Sector, Communities dan Government ini juga menyertakan pelaku dan pegiat ekonomi kreatif dari seluruh kabupaten siak.

“Kita turut serta sebagai peserta aktif di FGD ini, banyak hal bermanfaat yang dikupas, mudah-mudahan dapat membawa angin segar bagi ekonomi masyarakat,” ungkap Tengku Firdaus, salah seorang pengrajin gambus yang sudah berhasil sampai ke pasaran eropa.

Diantara yang hadir dari kabupaten siak ada Yose Rizal (Kabid Promosi Pariwisata) yang juga sebagai salah seorang nara sumber, Tengku Firdaus dari sungai apit salah seorang pengrajin gambus, dan peserta yang lainnya.

Kegiatan di hari kedua ini turut dihadiri Bupati Siak Syamsuar, Kadisparpora Hendrisan dengan sejumlah narasumber diantaranya  Hassan Abud Direktur Hubungan antar Lembaga Dalam Negeri Badan Ekonomi Kereatif (Bekraf), Deputi Hubungan Antar Lembaga Bekraf Endah Wahyu Sulistianti, dan lain-lain.

Bupati berharap kegiatan ini bisa menumbuh kembangkan ide ide kreatif dari para pelaku usaha "Jadi harapan kami dengan kegiatan ini kedepannya para pelaku usaha bisa semakin kreatif dalam pengembangan produk-produk yang dihasilkan", tutupnya./hms

Monday, October 24, 2016

Komisi IX, Kebijakan Jokowi-JK Belum Berpihak Pada Pekerja

PERAWANGPOS, Jakarta -Anggota Komisi IX DPR RI M Iqbal menilai, dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) kebijakan pemerintah belum sepenuhnya berpihak kepada para pekerja. Sebagai contoh, dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Dia menilai kebijakan pengupahan dalam PP tersebut tidak melibatkan suara pekerja melalui dewan pengupahan. Akibatnya, pekerja dirugikan.

"Kemudian kebijakan mempermudah syarat pekerja asing untuk bekerja di Indonesia yaitu tidak mesti bisa berbahasa Indonesia dan dihapuskannya syarat mimimal pendidikan formal berdampak pada ketersediaannya lapangan pekerjaan bagi pekerja kita," ungkap Iqbal.

Dia juga menyoroti kinerja di sektor kesehatan. Secara umum, Iqbal menilai pembangunan infrastruktur bidang kesehatan sudah cukup memadai.

Hal tersebut tampak pada pembangunan rumah sakit regional di daerah, hingga peningkatan fasilitas kesehatan dan fungsi Puskesmas guna menunjang sistem rujukan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS). "Sistem itu sudah berjalan dan bisa menghindari penumpukan pasien di rumah sakit," kata Iqbal.

Namun, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini memberikan catatan kritis terkait penyebaran tenaga kesehatan seperti dokter. Penyebarannya di setiap daerah belum merata.

Sumber: Sindonews.com

Romario Putra Minas Harumkan Nama Siak Di Kancah Internasional

PERAWANGPOS, SIAK-Wakil Bupati Siak Alfedri menerima kunjungan Romario Sandra Joshua putra asal Kabupaten Siak yang berhasil mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Siak khususnya dengan meraih perunggu di Kejuaraaan Coupe De Kayl Luxembourg Karate Championship di Jerman.

Romario disambut langsung oleh Alfedri yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Siak Kadri Yafis di ruang kerjanya pada Senin (24/10/2016), rio datang bersama kepala UPTD Kec.Minas Asmuni Samsir dan kepala Sekolah SMA N 1 Minas Suherman.

Wakil Bupati Siak mengucapkan terimakasih dan bangga atas prestasi yang telah diraih Romario, " Terimakasih sudah mengharumkan nama Indonesia khususnya Kabupaten Siak, ukir dan terus tingkatkan prestasi" ungkapnya.

Saat dijumpai, Romario mengatakan kedepannya dia akan lebih meningkatkan prestasi dan juga menjadi atlit nasional.

Diceritakannya, Sebelum berangkat ke Jerman, dia mengikuti Training Center (TC) selama satu bulan di Jakarta. Setelah di Jerman, Romario bersaing dengan atlit Karate tingkat pelajar yang ada di seluruh dunia.

Prestasi gemilang ia dapatkan berawal dari mengikuti seleksi Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Kabupaten dan berhasil meraih juara , lalu ia lanjut mengikuti Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Provinsi Riau dan menjadi yang terbaik dengan meraih medali emas.

Selanjutnya, pelajar asal Kecamatan Minas ini terpilih untuk mengikuti Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Nasional di Jakarta dan lagi-lagi dia berhasil menjadi yang terbaik. Tidak hanya itu,

Pemuda yang memang sejak kecil sudah hobi dengan karate dan berlatih di Dojo Alfatah ini juga mempunyai segudang prestasi, salah satunya juara 3 Kejuaraan Nasional Karate di Solo dan Juara 3 Kejuaraan Nasional Inkai di Semarang. Berkat prestasi gemilangnya itulah, ia dipercayakan mewakili Tim Nasional Indonesia pada Kejuaraan karate Internasional di Jerman.

Dalam kesempatan itu juga Suherman mengatakan bahwa untuk kedepannya mereka akan mempersiapkan atlit perempuan untuk mewakili kejuaraan yang sama, "Kedepannya kami akan mempersiapkan atlit perempuan untuk mengikuti kejuaraan yang sama, dan kami sudah menemukan bibit-bibit atlit yang berbakat untuk dilatih dan dipersiapkan untuk mewakili kejuaraan nanti" katanya./hms

Tega Sekali! Pembunuhan Adik Ipar di Perawang

PERAWANGPOS, TUALANG- Cekcok dalam keluarga di Kabupaten Siak, Riau berujung kematian. Kakak dengan tega membunuh adik iparnya hanya karena unsur sakit hati.

Demikian disampaikan, Kapolres Siak, AKBP Restika Nainggolan kepada detikcom, Minggu (23/10/2016). Dia menjelaskan, dalam kasus pembunuhan ini pihaknya sudah berhasil menangkap 2 pelaku. Pembunuhan sadis ini terjadi di Desa Tualang Timur Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Korbanya adalah, Yuslim Gulo (27) warga asal Nias, Sumut.

Pelakunya ada dua orang yakni, Faoza Gulo (27) dan Sofian Hadi Nasution. Kedua pelaku bekerja sebagai satpam di perusahaan perkebunan sawit.

"Keduanya sudah ditangkap pihak Polsek Tualang. Penangkapan ini dimpimpin Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar Siregar dan Kanit Reskrim, Iptu Yusup Purba," kata Restika.

Masih menurut Restika, kedua pelaku ditangkap di Kabupaten Pelalawan, Riau. Keduanya kabur dari Kecamatan Tualang, Siak setelah membunuh korbannya.

"Tim Polsek Tualang membuntuti tersangka, dan akhirnya dini hari tadi keduanya berhasil dibekuk tanpa perlawanan," kata Restika.

Kanit Reskrim Polsek Tualang, Iptu Yusup Purba menambahkan, bahwa perkelahian kedua tersangka dengan korban hanya persoalan sepele. Awalnya korban, Yuslim Gulo ikut kerja bersama kakak iparnya Faoza Gulo yang tidak lain tersangka pembunuhan.

"Korban tidak terima bekerja ikut kakak iparnya karena belum juga diangkat jadi karyawan. Di sinilah awal mulanya keributan keluarga mereka," kata Yusup Purba.

Karena belum diangkat karyawan, lanjut Yusup, lantas korban berniat ingin mencari pekerjaan lain. Korban pun berencana cari pekerjaan namun istrinya inisial G akan ditinggal. Merasa akan ditinggal suaminya, lantas hal itu dilaporkan ke kakaknya Faoza.

"Menerima kabar adiknya akan ditinggal suaminya yang mau cari kerja lain, Faoza tak terima. Terjadilah keributan di rumah korban," kata Yusup.

Saat terjadi keributan itu, lanjut Yusup, korban Yuslim akan membacok istrinya dengan benda tajam. Melihat hal itu, Faoza tak terima dan langsung membacok korban dengan parang. Perkelahian itu dibantu oleh Sofian yang tidak lain teman sekerja Faoza.

"Korban dikeroyok dalam perkelahian itu. Korban Yuslim tewas karena luka benda tajam. Setelah membunuh keduanya melarikan diri. Namun kini keduanya sudah berhasil kita tangkap," tutup Yusup Purba.

Sumber: detik.com

Saturday, October 22, 2016

Ini Alasan Kenapa Metro Tv Sangat Benci Islam

PERAWANGPOS -- Publik tahu mengenai tingkah laku Metro TV yang rasis, cenderung memihak kelompok dan golongan tertentu, serta amat sangat memusuhi umat Islam. Namun, akhirnya alasan di balik semua itu terungkap.

Berikut alasannya:

1. MetroTV bukan milik Surya Paloh

Sebagian besar rakyat mengira bahwa Metro TV adalah milik Surya Paloh. Namun kenyataannya tidak demikian. Metro TV adalah milik James Riady dan Antony Salim. Metro TV adalah milik PT.Media Televisi Indonesia (MTI) dan MTI adalah anak perusahaan dari PT. Multipolar, Lippo grup. LIPPO GRUP adalah kerajaan bisnis James Riady, seorang agen china military intellegency (hasil investigasi otoritas AS atas Lippogate).

Kenapa Lippo Grup sangat eksis di Indonesia?

Lippo dibantu Global China Resources Ltd, sebuah _Perusahaan kedok China Military Intelligence,_ Lippo juga dibantu oleh Salim Grup. Ayah James, yaitu Muchtar Riady adlh mantan Dirut Bank BCA saat dimiliki Salim Grup. Sehingga bisa dikatakan bahwa Lippo dan Salim adalah sekutu.

Jadi, jangan heran jika Surya Paloh tidak punya kuasa dan kewenangan sediktpun dalam menentukan kebijakan dan arah Metro TV. Pemberitaan atau redaksi Metro TV semua bersumber dan atas persetujuan dari James Riady.

2. Agenda Politiknya : Sekulerisasi Indonesia dan Hancurkan Islam

Jajaran Direksi PT Media Televisi Indonesia, berisikan mayoritas cina, mayoritas non muslim, kecuali Surya Paloh yang dijadikan sebagai tameng, bumper, pengelabuan publik dan kamuflase konspirasi jahat terhadap Islam. Siaran Metro TV ditentukan oleh Pemrednya:

Elman Saragih
Laurens Tato
Putra Nababan
Andi F. Noya
Saur Hutabarat

Mereka non Muslim semua.

Apakah itu SARA? Tidak! Tidak boleh menuduh SARA kepada non muslim. Hanya muslim dan umat Islam yg boleh dituduh SARA, itu protapnya. Hanya umat Islam Indonesia yang perilakunya SARA, RASIS, Diskriminatif, Teroris. Non Islam tak boleh dituduh seperti itu. Tidak boleh !!!

Sama seperti perusahaan-perusahaan Lippo, Salim, Sinar Mas, Gemala Grup dll. Semua perusahan konglo cina ini perlakukan Islam = sampah Kelas III. Apalagi di Gemala & Wahana Tata Grup milik keluarga Wanandi, tidak ada karyawan muslim yg ditunjuk jadi direksi, GM, dsb. Islam sama dengan kusta … itulah Metro TV. yg di dalamnya banyak konspirasi jahat utk memerangi kita!

Demi kebaikan Muslim, tinggalkan Metro TV. Jangan tonton acaranya, agar ratingnya rendah. terlalu keji Ia memusuhi Islam & Muslimin sejak 2012 lalu.

Sumber: (yesmuslim)

Ust, Markarius Anwar, ST Melantik DPRa PKS Se- Tualang

PERAWANGPOS, SIAK-Mesin Kepartaian PKS terus berjalan walaupun pemilu masih 3 tahun lagi, tidak terkecuali BPH PKS Kecamatan Tualang Mentaja secara continiu TOP (Training Oreantasi Partai) dan sekaligus Pelantikan seluruh DPRa PKS Kec. Tualang di Markaz Dakwah Tualang pada sabtu (22/10).

Pada acara ini turut hadir Bendum DPW PKS Ust. Markarius Anwar,ST dan BPH DPD PKS Siak yang diwakili Wakil Ketua dan Sekretaris DPD PKS Siak. Dalam sambutan yang disampaikan Sekretaris DPD PKS Ust. Muhammad Soleh,ST bahwa kehadiran kita ditempat ini, Allah SWT menjadikan hati kita bersatu dalam iman. Dan persatuan itu harga yang tidak bisa dinilai dengan uang.

Pembekalan tentang Kepartaian, materi TOP adalah Syumuatul Islam bersama Ust Eko dan Wawasan Kepartaian bersama Ust. Markarius Anwar, ST sekaligus Pelantikan 9 DPRa PKS Kecamatan Tualang dengan menyerahkan Plang DPRa.

Ust. Markarius Anwar,ST menyampaikan dan memaparkan beberapa keberhasilan PKS dalam Pemerintahan baik di provinsi maupun di daerah-daerah untuk infrastruktur dan birokrasi pungkasnya./rls

Friday, October 21, 2016

Anak "Penyihir" Ini Kini Tumbuh Sehat Dan Normal

PERAWANGPOS -- Mungkin beberapa dari kita masih ingat akan kisah seorang anak berusia dua tahun asal Nigeria yang ditelantarkan oleh keluarganya karena dikirapenyihir. Bocah bernama Hope tersebut ditemukan di pinggir jalan oleh seorang perempuan Denmark. Saat itu badannya teramat kurus.

Seperti yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (1/4/2016), kisahnya mulai dikenal setelah perempuan yang bernama Anja Ringgren Loven itu berfoto saat memberi makan anak kecil yang memiliki kondisi memprihatinkan itu. Sejak beredar di dunia maya, tak lama kemudian potret tersebut pun menjadi viral.

Baru-baru ini Loven mengunggah kembali sejumlah foto yang menunjukkan perubahan signifikan dari Hope dalam waktu delapan minggu. Ia juga berkata bahwa bocah itu sangat menikmati hidupnya saat ini.

Hanya dalam waktu delapan minggu sejak pertama kali ditemukan kondisi Hope membuat pangling banyak orang. Berat badannya bertambah drastis.

Dalam salah satu foto, ia terlihat tersenyum dan bermain dengan anak-anak yang lain. Pada potret lain yang diunggahnya, Loven juga memberi keterangan. "Seperti yang kalian bisa lihat, Hope sangat menikmati hidupnya sekarang. Ia juga memiliki 35 saudara laki-laki dan perempuan baru yang merawatnya dengan baik, bermain, dan belajar dengannya. Mereka memastikan keamanannya dan ia mendapatkan banyak kasih sayang."

Kisah Memilukan Hope dan Anak-anak yang Diduga Penyihir

Hope ditemukan pada 31 Januari 2016 oleh Loven. Perempuan asal Denmark tersebut akhirnya memutuskan untuk merawat bocah malang itu karena iba.

Ketika menemukan Hope pertama kali, Loven langsung memberinya minum dan makan. Ia lalu membungkus bocah malang itu dengan selimut dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan.

Kondisi Hope saat pertama kali ditemukan pada 31 Januari 2016 (Foto: Facebook Anja Ringgren Loven).

Sesampainya di rumah sakit, Hope diberi pengobatan untuk menghilangkan cacing dari perutnya dan menerima transfusi darah untuk meningkatkan sel darah merah ke dalam tubuhnya.

Loven kemudian meminta bantuan untuk membiayai pengobatan Hope. Dalam dua hari ia mendapatkan dana dari seluruh dunia hingga mencapai nominal $1 juta atau Rp 13,195 miliar.

Loven merupakan pendiri African Children's Aid Education and Development Foundation yang ia bentuk tiga tahun lalu. Tujuannya membentuk yayasan tersebut untuk membantu anak-anak yang dicap sebagai penyihir.

Hope nampak bermain dan belajar dengan saudara-saudara barunya (Foto: Facebook Anja Ringgren Loven).

Yayasannya juga berusaha untuk mengubah pandangan masyarakat Nigeria terhadap aksi praktek kuno dan brutal, serta mendidik masyarakat lokal yang kebanyakan kaum miskin dan tidak berpendidikan.

Anak-anak yang diduga penyihir akan ditinggalkan oleh keluarganya, bahkan dibunuh oleh salah seorang dari komunitasnya.

Bahkan, orangtua anak-anak yang dituduh sebagai penyihir itu juga berisiko dibunuh jika membiarkan anak mereka berada di tempat tinggal tersebut.

Saat ini Hope dapat hidup dengan lebih layak (Foto: Facebook Anja Ringgren Loven).

"Ribuan anak-anak dituduh sebagai penyihir dan kami telah melihat anak-anak yang disiksa, ketakutan, dan meninggal," tulis Loven di Facebook.

"Dengan bantuan dana, selain memberikan Hope perawatan terbaik, kami sekarang juga membangun klinik dokter dan menyelamatkan lebih banyak anak-anak dari penyiksaan!" katanya.

Ia dan suaminya, David Emmanuel Umem, juga mulai membangun panti asuhan milik mereka pada akhir Januari.

Sumber : Liputan 6

Gamawan Fauzi : "Ketua KPK Juga Terlibat Pengadaan e-KTP"

PERAWANGPOS -- Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, menyeret sejumlah nama pejabat negara yang merestui proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP. Salah satunya adalah mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Agus Rahardjo, yang kini menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gamawan mengatakan itu seusai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Jakarta pada Kamis malam, 20 Oktober 2016. Pada November tahun 2009 atau sebelum proyek e-KTP dimulai, kata Gamawan, program pengadaan e-KTP dilaporkannya kepada Wakil Presiden. Itu karena perintah Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 yang mengamatkan selambat-lambatnya lima tahun setelah diterbitkan, pemerintah harus menyediakan nomor induk kependudukan untuk masyarakat. "Mulai dari situlah, Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) dan menteri-menteri lain, lalu diangkat dengan Keputusan Presiden," kata Gamawan.

Dalam Keputusan Presiden itu, jelas disebut siapa para pejabat yang terlibat. Soalnya proyek itu memakai anggaran besar dengan skema tahun jamak atau multiyears. Namun dia tak menyebut nomor dan tahun Keppresnya. "Ketua tim pengarah saat itu Pak Djoko Suyanto (mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan), saya wakil, terus dibentuk panitia teknis dari 15 kementerian untuk mendampingi. Lalu saya lapor kepada KPK, saya presentasi di sini. Saya minta KPK untuk mengawasi di sini, kemudian KPK meminta supaya ini didampingi oleh LKPP, waktu itu Pak Agus (Rahardjo) kepalanya," kata Gamawan.

KPK Percepat Penyelesaian Kasus Korupsi e-KTP Gamawan juga mengaku meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mendampingi. Setelah Rancangan Anggaran Dasar proyek selesai, Kementerian Dalam Negeri meminta audit lagi kepada BPKP. Setelah proses di DPR selesai, diteken Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, dana proyek itu cair. Kemudian tender e-KTP berjalan.

Meski begitu, Gamawan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit proyek itu setiap tahun. Saat itu belum ada masalah. Bahkan, ketika tender proyek dipermasalahkan dan masuk ke pengadilan karena dugaan persaingan usaha yang tidak sehat, Mahkamah Agung (MA) menyatakan bersih alias tak ada pesaingan kotor. "Tiba-tiba ada pernyataan dari KPK ini ada kerugian, saya tidak tahu," kata Gamawan.

Gamawan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman. Dalam proyek yang berujung korupsi senilai Rp2 triliun itu, penyidik juga menjerat mantan Direktur Pengelolaan Administrasi Informasi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil pada Kemendagri, Sugiharto.

Sumber : VIVA.co.id

Thursday, October 20, 2016

Ironi, PHK Masal disaat Sentimen Industri Kertas Indonesia Meningkat di Dunia

PERAWANGPOS -- Jakarta,

Bagaimana pergerakan pasar pagi hari ini?

Bursa Amerika, Indeks Dow Jones ditutup di level 18.162,35 atau melemah 0,22% pagi tadi. Pelemahan ini dipicu oleh turunnya harga minyak mentah. WTI Crude Oil pada perdagangan kemarin ditutup di US$ 50,43 per barel atau melemah (-2,27%).

Di Indonesia, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah 5,5 poin (-0,11%) di level 5.403,69. Bicara soal perekonomian Indonesia, kemarin Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 19-20 Oktober 2016. Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75%.

Apa dampak yang dihasilkan dari penurunan suku bunga ini? Penurunan suku bunga acuan BI 7 Days Repo ini tentu saja berpengaruh terhadap suku bunga bank lainnya. Dengan demikian, bank-bank lainnya juga akan menurunkan suku bunganya. Ini menjadi sentimen positif untuk kredit/pembiayaan.

Jika bunga kredit turun, banyak orang akan melakukan pembelian rumah dengan cara kredit. Sektor properti termasuk ke dalam barang-barang pokok yang wajib dimiliki seseorang, sehingga ini salah satu sentimen positif untuk sektor properti ini.

Sektor industri dasar, terutama semen, merupakan bahan baku utama dalam pembangunan infrastruktur maupun properti. Itu berarti jika pembangunan properti semakin banyak dilakukan, berarti sektor semen ini juga ikut mendapat sentimen positif. Sehingga saya menyimpulkan bahwa sentimen dari suku bunga acuan BI 7 Days Repo ini akan memberikan dampak terhadap pergerakan sektor perbankan, properti, dan industri dasar.

Sentimen Untuk Industri Kertas

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia memiliki peluang besar dalam mengembangkan industri pulp (bubur kertas) dan kertas di pasar internasional. Hal ini terjadi karena menurunnya dominasi negara-negara Skandinavia seperti Finlandia, Swedia, dan Norwegia sebagai negara pemasok utama pulp dan kertas di pasar internasional.

Menperin menambahkan, saat ini Indonesia menjadi negara produsen kertas terbesar keenam di dunia. Sedangkan untuk industri pulp, Indonesia menempati peringkat ke sembilan. Pada 2015, kontribusi industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman dalam pembentukan PDB mampu mencapai Rp 87,7 triliun.

Sedangkan, industri pulp dan kertas nasional memberikan kontribusi terhadap devisa negara masing-masing sebesar US$ 1,73 miliar dan US$ 3,57 miliar. Saham sektor pulp & kertas antara lain: ALDO, DAJK, FASW, INKP, INRU, KBRI, SAIP, SPMA, TKIM.

Sumber : Detik Finance

Kepiting Marah

Kepiting Marah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Beberapa tahun yang lalu, teman saya mengajak saya memancing Kepiting. Bagaimana cara memancing Kepiting?

Kami menggunakan sebatang bambu, mengikatkan tali ke batang bambu itu, di ujung lain tali itu kami mengikat sebuah batu kecil. Lalu kami mengayun bambu agar batu di ujung tali terayun menuju Kepiting yang kami incar, kami mengganggu Kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak agar Kepiting itu marah, dan kalau itu berhasil maka Kepiting itu akan 'menggigit' tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga kami leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor Kepiting gemuk yang sedang marah.

Kami tinggal mengayun perlahan bambu agar ujung talinya menuju sebuah wajan besar yang sudah kami isi dengan air mendidih karena di bawah wajan itu ada sebuah kompor dengan api yang sedang menyala.

Kami celupkan Kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut, seketika Kepiting melepaskan gigitan-nya dan tubuhnya menjadi merah, tak lama kemudian kami bisa menikmati Kepitin
... baca selengkapnya di Kepiting Marah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Direktur Puspol : " Dua Tahun Berkuasa, Raport Jokowi Merah"

PERAWANGPOS -- Selama dua tahun berkuasa, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla pantas mendapatkan rapor merah. Kesalahan “administrasi” Jokowi terkait bongkar pasang jabatan Arcandra Tahar turut menyumbang rapor merahJokowi-JK.

Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif Puspol Indonesia, Ubedilah Badrun (20/10). “Meskipun merahnya mendekati angka 6, yaitu 5,7. Angka mendekati 6 tersebut disumbang oleh salah satu indikator demokrasi yaitu soal kebebasan (freedom),” kata Ubedilah Badrun.

Menurut Ubedillah, jika diukur dengan rasio gini maka rapor ekonomi Jokowi-JK juga merah. “Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) menyatakan, pada 2016, ketimpangan sudah mencapai angka 0.41- 0.45, dan jika sudah mencapai 0.5 sudah memasuki kesenjangan sosial yang berbahaya,” jelas Ubedillah.

Ubedillah mengungkapkan, pengangguran usia muda juga meningkat. Indikatornya, tingkat pengangguran tertinggi ternyata pada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan persentase 9,84 persen, meningkat dari 9,05 persen pada tahun sebelumnya (BPS,2016). “Dari segi utang negara juga merah,” tegas Ubedillah.

Soal utang negara, kata Ubedillah, meskipun memberi suntikan permodalan APBN, tetapi pembayaran cicilan yang mencapai Rp 398,107 triliun membebani APBN. Ini seperti gali lobang tutup lobang saja.

“Lebih dari itu, menunjukan inkonsistensi pemerintah terhadap janjinya sendiri yang tertuang dalam Trisakti dan Nawa Cita yang ingin mewujudkan kemandirian ekonomi,” pungkas Ubedillah.

Sumber : intelijen

Pengamat : Ahok Menang, Jokowi Aman

PERAWANGPOS -- Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai, posisi Presiden Joko Widodo dalam rangka persiapan Pilpres 2019 akan aman jika Basuki Tjahaja Purnama memenangkan Pilkada DKI 2017.

Menurut dia, calon yang memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017 nantinya menentukan kekuatan Jokowiuntuk maju kembali dalam pilpres.

Sebab, pasangan calon penantang Basuki-Djarot Saiful Hidayat, mewakili kekuatan yang potensial menjadi lawan politik Jokowi.

Pasangan bakal calon yang dimaksud adalah Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Jokowi, menurut saya, Ahok (sapaan Basuki) harus menang supaya (posisi) Jokowi aman. Kalau Anies yang menang, ini sudah oposisi yang menang, lalu dia orang yang baru diberhentikan kan,” kata Hendri saat menghadiri talk show “Membangun Jakarta untuk Rakyat” yang diadakan DPP PAN, Rabu (19/10/2016).

“Apalagi kalau Agus yang menang, ini ngeri, karena Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) cuma butuh waktu dua tahun untuk come back (kembali),” sambung dia.

Maksud oposisi yang disebutkan Hendri merujuk pada partai politik pengusung Anies, yaitu Gerindra.

Sikap Gerindra dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 ini berseberangan dengan partai pengusung Basuki-Djarot yang juga partai pendukung Jokowi, yakni PDI Perjuangan.

Sementara itu, Agus dianggap membawa bendera Partai Demokrat yang didukung penuh oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga ayah kandungnya.

Dengan kondisi yang seperti itu, kata Hendri, ada kemungkinan pasangan Basuki-Djarot akan kompak bersama pasangan Anies-Sandiaga untuk mengalahkan Agus-Sylviana pada putaran pertama Pilkada DKI 2017.

Hal itu diprediksi dapat terjadi karena Agus merupakan calon yang tak disangka-sangka dan memiliki daya tarik tersendiri.

“Di periode awal ini, Ahok dan Anies bisa jadi sama-sama serang Agus, supaya dia enggak lolos ke putaran kedua,” tutur Hendri.

Sumber : Kompas

Wednesday, October 19, 2016

"Jakarta Menangkap Tikus !" Satu ekor, Rp 20 Ribu

PERAWANGPOS -- Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengkritik program pemerintah provinsi DKI Jakarta yang canangkan Gerakan Basmi Tikus. Apalagi program tersebut akan membayar masyarakat dengan Rp 20 ribu bila berhasil menangkap satu ekor tikus.

“Saya kira ini program yang sangat aneh dan janggal. Sebaiknya program ini dihentikan,” kata Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/10/2016). Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu ‎mengatakan, program menangkap tikuss diganjar Rp 20 ribu tentu akan direpresentasikann berbeda-beda.

Dirinya menilai, program tersebut akal-akalan dari Pemprov DKI apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada. “‎Menurut saya ini (program) akal-akalan. Ini bisa direpresentasikan berbeda-beda,” tutur Fadli Zon. Masih kata Fadli, untuk mencegah ‎interpretasi yang macam-macam, maka lebih baik program tangkap tikus dapat Rp 20 ribu itu dihentikan.

Dirinya mempertanyakan kemana petugas dari Pemprov DKI Jakarta yang bertugas membersihkan lingkungan. “Program itu bisa menimbulkan kecurigaan. ‎Tidak pernah sebelumnya orang diberikan kompensasi seperti itu,” kata Fadli Zon. Diberitakan sebelumnya, pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan terobosan dengan menjalankan Gerakan Basmi Tikus.

Pemerintah akan membayar Rp 20 ribu untuk siapa pun yang berhasil menangkap satu ekor tikus. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, ide Gerakan Basmi Tikus dicetuskan oleh wakilnya, Djarot Saiful Hidayat. Gerakan itu diinisiasi karena merebaknya penyakit yang ditimbulkan dari tikus.

Binatang yang identik dengan lingkungan kotor dan penyakit itu, ditakuti akan menularkan virus Leptospirosis melalui air kencing tikus, kemudian masuk ke dalam genangan air. Apalagi, beberapa bulan ke depan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi hujan akan turun terus menerus. “Air kencing tikus membuat orang sakit. Apalagi musim hujan,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).

Sumber : Tribun

FH : "Saya Tahu Kenapa KPK Takut Usut Sumber Waras, Reklamasi & Teman Ahok"

PERAWANGPOS -- Fahri Hamzah:

1. Mengulas sebuah wawancara ketua KPK di #MajalahTempo. #StopPungli #StopKorupsiBesar

2. Ini kata2 Agus Raharjo ketua KPK. Mari simak.

A. Nasib @IrmanGusman_IG karena peristiwa sedetik pembawa uang.


B. Penyidik sudah disuruh lapor temuan korupsi #SumberWaras


C. #OffBudget sudah jelas melanggar tapi belum berani memutuskan.


D. Sunny tak lagi dicekal karena bukan PNS. Lalu Fatona dkk itu apa?


E. Penerimaan uang @temanAhok hanya ditelusuri?


F. Aguan sudah dilepas Cekalnya dan ketua KPK gak mau dikutip.


G. Ketua KPK hanya berdoa mudah2 kasus @temanAhok tidak berhenti.


H. Gubernur DKI, siapapun dia telah menguntungkan orang lain. Mana tindak lanjut?


I. Diskresi Gubernur bisa dipidana kalau menyimpang dan korupsi. Mana TIndak lanjut?


3. Menarik mengutip langsung wawancara ketua KPK itu karena dari jauh orangnya nampak lurus.

4. Tetapi orang lurus belum tentu berani apalagi jika kaki dan tangannya dipegang orang lain.

5. Jelas dalam wawancara ini pimpinan KPK tidak lagi berani dan independent.

6. Terlalu banyak OffTheRecord sebanyak OTT dan sadap menyadap. KPK tidak pernah transparan.

7. Saya sudah tahu kenapa KPK takut bongkar dugaan korupsi #SumberWaras #Reklamasi dan #TemanAhok

8. Tetapi orang tidak akan percaya sampai DPR resmi melakukan angket dan investigasi terbuka.

9. Temuan BPK pun telah dilecehkan dan dilepeh begitu saja. Sayangnya DPR lagi sakit gigi.

10. Saya tahu bagaimana komisioner KPK menyandera perkara. Dan para anak buah Mondar-mandir bingung semua.

11. Akhirnya semua dinego. Hukum kini bergetar di saku para penerima uang kecil (hanya kasus kecil yang diburu –red).

12. Tapi hukum kini tidur pulas di ladang pembantaian kekayaan negara dan pengrusakan alam.

13. Rakyat semua wajib tahu tentang tebang pilih yang melelahkan ini.

14. Sebab korupsi paling besar dan berbahaya adalah korupsi kesadaran publik. #StopKorupsiBesar

15. Negara ini hari-hari menjadi panggung hiburan orang yang frustrasi dengan keadaan.

16. Negara seperti lahan pembalasan dendam orang yang kecewa. Tapi hasilnya apa?

17. Jadi, negara ada sepertinya untuk sekedar jadi penanda bahwa masalah ada.

18. Dan aparat hukum yang berkhianat pada cita2 hukum dan keadilan terus mendapat pujian dan tepuk tangan.

19. Karena bagi penonton yang penting asik dan yang penting ada adegan tegang.

20. Korupsi dan Pungli adalah adegan tegang panggung Indonesia kita hari ini.

21. Apakah kita akan menikmati adegan ini bergantian sampai akhir zaman?

22. Wallahualam....

Sumber : Twitter FH

Para Tokoh Ini Protes Nama Mereka Dicatut Pendukung Ahok

PERAWANGPOS -- Baru-baru ini, sejumlah tokoh melakukan klarifikasi di akun twitter pribadinya.

Walikota Bandung Ridwan Kamil, Putri Presiden Aburahman Wahid, Yenny Wahid, dan Gubernur Papua Lukas Enembe kompak membantah fitnah yang disematkan oleh mereka mengenai pemberian dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

1. Ridwan Kamil
“Yang menolak Ahok karena ia Tionghoa adalah orang bodoh,” ucap Ridwan Kamil dalam sebuah meme yang ramai disebar di media sosial.

Merasa risih dengan kalimat yang bukan diucapkan olehnya. Ridwan Kamil pun memberikan klarifikasinya.

“Saya tidak pernah mengluarkan statemen/meme ini. Mohon siapapun yang membuat/menyebarkan agar menghentikan. Nuhun,” kata akun @Ridwankamil

2. Yenny Wahid
“Hanya orang yang berhati kotor yang tidak bisa menilai kebaikan Ahok,” ucap Yenny dalam sebuah meme yang ramai di twitter.

Merasa tak pernah mengatakan hal tersebut, Yenny pun membantah dengan lugas.

“Pemberitahuan: Saya tidak pernah mengatakan seperti yang disebut digambar,” kata akun @yennywahid.

3. Lukas Enembe
“Kalau non Muslim tidak boleh jadi Gubernur DKI atau Presiden Indonesia maka biarkan Papua Melanesia Merdeka,” kata Lukas dalam sebuah meme yang ramai beredar di sosial media.

Kesal disangkutpautkan, Lukas pun berikan jawaban tegas dan lugas.

“Saya perlu sampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya kepada masyarakat DKI dan masyarakat Papua. Bahwa saya sama sekali tidak pernah memberikan pernyataan berkaitan dengan pilkada DKI. Apalagi dihubung-hubungkan dengan keinginan agar Papua merdeka jika Ahok tidak diijinkan jadi gubernur,” kata Lukas dalam keterangan persnya, Selasa (18/10/2016).

Sumber: Teropong senayan

Sidang Paripurna Bergemuruh Takbir Ketika Fraksi PKS Bacakan Surat Toleransi

PERAWANGPOS -- Ruang paripurna DPR tiba-tiba bergemuruh suara takbir ketika Anggota Fraksi PKS Almuzammil Yusuf membacakan surat terkait dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta soal Al Maidah ayat 51. Bagaimana ceritanya?

Sebelum rapat paripurna yang membahas tentang Perjanjian Paris atas Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai perubahan iklim dibuka, Al Muzammil mengangkat tangan untuk mengajukan interupsi. Ia menyuarakan pernyataan seorang doktor asal Universitas Brawijaya soal toleransi antar umat beragama.

"Saya hanya ingin menyampaikan satu hal yang menjadi hak saya sebagai dewan. Saya ingin menyampaikan soal suara seseorang tentang makna toleransi," kata Muzammil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Muzammil ternyata menyampaikan soal kegelisahan umat Islam terkait pernyataan Ahok terkait Al Maidah ayat 51. Ia menceritakan pengalaman seseorang tentang betapa tingginya makna toleransi.

"Saya ingatkan kepada Presiden, Kapolri, negara kita negara hukum, hormati hukum. Pernyataan kami kalau ada anggota mari didukung, kita hanya tuntut jalur hukum. Sehingga tak perlu ditakutkan seperti apa yang dikatakan Hendropriyono. Tak perlu. Karena kita tak ingin onar. Kita hanya menjalankan Pancasila. Saya ajak takbir. Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar walillahilham," ungkap Muzammil yang diiringi gema suara takbir.

Berikut surat lengkap yang disampaikan Al Muzammil dalam rapat paripurna hari ini:

THE HIGHEST RESULT OF TOLERANCE IS RESPECT AND SOCIAL RELATIONS

Oleh dr. Gamal Albinsaid

Bismillahirrahmanirrahim...

Dua hari lalu, sebelum saya menerima penghargaan Empowering people Award dari Siemens di Jerman, salah seorang panitia mendatangi saya untuk menanyakan cara bersalaman di atas panggung karena pimpinan mereka adalah seorang wanita. Mereka menghormati ketika tahu saya tidak bersalaman dengan wanita karena tidak ingin bersentuhan dengan yang bukan muhrim saya. Saya cukup menempelkan kedua tangan saya, lalu menyapa mereka tanpa menyentuh tangannya. Mereka mengatur itu di atas panggung agar saya merasakan kenyamanan. Itulah toleransi.

Di perjalanan ke Inggris untuk kunjungan ke 15 perusahaan, pernah saya menaiki pesawat yang tidak menyediakan makanan halal. Setelah saya sampaikan kepada mereka saya hanya bisa makan makanan halal, mereka mencari sebuah mie instan yang memiliki label halal untuk saya. Itulah toleransi.

Ketika saya harus presentasi di California University yang bersamaan saat Salat Jumat, saya minta panitia menggeser jam presentasi kami, karena saya ingin melaksanakan Salat Jum'at di sana. Mereka mengijinkan menggeser waktu presentasi saya. Itulah toleransi.

Ketika makan malam dengan pangeran Charles di Istana Buckingham, mereka mengatur supaya saya mendapatkan makanan untuk vegetarian agar saya merasa nyaman. Itulah toleransi.

Di berbagai pengalaman itu, saya merasakan dan menyimpulkan bahwa bentuk toleransi adalah hormat. Bagi saya "The highest result of tolerance is respect and social relations", toleransi itu adalah bentuk penghormatan kita pada perbedaan yang ada. Mulai dari hal yang kecil seperti makanan, cara berpakaian, cara beraktivitas, sampai hal yang besar soal agama, kitab suci, dan prinsip Ketuhanan.

UNESCO dalam publikasinya "Tolerance: The Threshold of Peace"

Menyatakan social relations adalah salah satu indikator dari suksesnya toleransi di sebuah masyarakat. Oleh karenanya hasil dari toleransi adalah kenyamanan individu dan keharmonisan sosial.

Mau tidak mau, pemimpin berperan besar dalam menjaga, membangun, dan menciptakan toleransi yang baik. Tidak boleh pemimpin itu masuk atau memberikan komentar terhadap agama, kitab suci, prinsip Ketuhanan, dan cara beribadah sebuah agama.

Peran pemimpin itu penting sekali dalam toleransi yang kita bangun. Kita rindu pemimpin yang mampu menyejukkan perbedaan kita dalam kesantunan, menciptakan keharmonisan di antara perbedaan dengan sikap saling menghormati dalam cinta kasih. Bukan pemimpin yang tidak mempedulikan perbedaan yang ada, menciptakan ketegangan dengan menghina agama, melecehkan kitab, membatasi cara beribadah. Seorang pemimpin harus menghormati agama yang berbeda dengan tidak menilai atau mengomentari agama, tidak mengomentari kitab suci, dan tidak mengomentari cara beribadah. Lalu bagaimana keharmonisan bisa hadir jika pernyataan mengarah pada pelecehan atau penghinaan pada kitab suci dan isi kitab suci?

Teruntuk Pak Ahok, before you say something, stop and think how you'd feel if someone said it to you. Sungguh menyakitkan jika anda merasakan bagaimana yang kami rasakan sebagai umat Islam, kitab yang kami baca tiap hari, kami jadikan pegangan hidup, kami hafalkan, kami baca saat banyak orang tidur, kami pelajari bertahun-tahun, lalu dengan mudahnya anda sebut sebagai alat melakukan kebohongan. Apakah Pak Ahok pernah menempuh jurusan tafsir hingga merasa berhak menafsirkan Alquran seenaknya? Pak Ahok, jangan hina kitab suci saya hanya untuk kepentingan politik anda! Tidak ada sedikitpun kebohongan dalam Alquran! Hormati Alquran kami!

"Don't get so tolerant that you tolerate intolerance"(Bill Maher). 

Kita tidak boleh mentoleransi sebuah keintoleransian.

Jangan salah mengartikan toleransi, "Tolerance does not mean tolerating intolerance".

Saya sebenarnya tidak suka menuliskan atau memberikan tanggapan soal permasalahan politik, tapi nasehat Ayaan Hirsi Ali bahwa "Tolerance of intolerance is cowardice (mentoleransi sebuah intoleransi adalah sikap pengecut)" cukup memantapkan hati saya untuk tidak diam.

Gagasan toleransi Ayaah Hirsi Ali itu sama dengan apa yang dikatakan Haji Abdul malik Karim Amrullah atau yang biasa kita kenal dengan Buya Hamka, "Jika agamamu, nabimu, kitabmu dihina dan engkau diam saja, jelaslah ghiroh telah hilang darimu…. Jika ghiroh telah hilang dari hati, gantinya hanya satu, yaitu kain kafan. Sebab kehilangan ghiroh sama dengan mati…..",

Ya, jika diam saat agamamu dihina, gantilah bajumu dengan kain kafan. Itu jika diam.

Lalu bagaimana "jika membela orang yang menghina agamamu?" Guntur Romli dan Nusron Wahid mungkin bisa membantu saya menjawabnya.

10 Oktober 2016

DPRD Siak Desak Kementrian Keuangan RI Tentang 248 M

PERAWANGPOS, Jakarta-Ketua DPRD Siak bersama rombongan Banggar berkunjung ke Kementrian Keuangan RI  guna menemui Komisi XI dalam upaya untuk melakukan perjuangan terhadap  kekurangan dana transfer tahun 2015 lalu sebesar 248 Miliar yang seharusnya sudah masuk ke kas Daerah.

Akan tetapi sampai pada tahun 2016 ini dana tersebut belum ada masuk,maka dari  itu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama dengan DPRD yakni dengan terus menggesa Pemerintah Pusat baik melalui lembaga Pemerintahan maupun lembaga DPR RI untuk bersama memberikan dukungan agar kekurangan dana transfer tersebut dapat segera dilakukan relaisasi.

Rombongan DPRD Siak yang datang ke Kementrian Keunagan dan Komisi XI DPR RI, yang dipimpin oleh ketua DPRD Siak Indra Gunawan beserta rombongan telah adanya kesepakatan bersama pemerintah pusat untuk segera melakukan realisasi anggaran tersebut.

Dan sekarang DPRD Siak meminta agar Komisi XI DPR RI juga mendesak kepada Mentri Keuangan untuk segera melakukan realisasi dana transfer tersebut ke kas Daerah, mengingat bahwa Daerah saat ini dengan kondisi keunagan Negara yang belum stabil , dan juga tingginya tuntutan pembangunan masyarakat kepada Pemerintah daerah, mengharuskan Pemerintah Daerah dan dewan harus bekerja keras guna mendesak Pemerintah Pusat untuk segera melakukan realisasi anggaran tersebut.

Melalui DPRD Kabupaten Siak bersama dengan Pemerintah Daerah juga terus bekerja keras melakukan terobosan untuk menggali potensi dana yang ada, baik melalui Pemerintah Pusat , Pemerintah Propinsi dan potensin lain dari pajak guna untuk memenuhi kebutuhan akan pembangnan yang ada di Daerah.

Selain itu Juga ketua DPRD Siak Indra Gunawan di dampingi anggota DPR RI XI Jhon Erizal bersama-sama mendesak Kementrian Keuangan, tentunya DPRD juga meminta agar Daerah dapat terus melakukan upaya lain melalui SKPD yang ada serta di sesuaikan dengan program Pemerintah Pusat sehingga antara program Pemerintah Pusat dan Daerah sejalan dengan program pembangunan yang ada di Daerah bisa menyerap anggaran dari pusat./hms