Showing posts with label Seputar Siak. Show all posts
Showing posts with label Seputar Siak. Show all posts

Wednesday, November 16, 2016

Warga Pinang Sebatang Barat Ini, Harumkan Nama Siak Sampai Ke Tinggat PBB

PERAWANGPOS, TUALANG - Seorang petani dari Provinsi Riau bernama Suryono, menjadi salah satu pembicara pada Konferensi Tingkat Tinggi PBB Perubahan Iklim di Maroko. Pengalaman Suryono merubah nasib dari praktik pertanian yang mendegradasi lingkungan, menuju ke pengelolaan lahan hutan berkelanjutan.

"Perasaan saya sangat bangga karena petani kecil seperti saya, bisa didengar di luar negeri. Semoga apa yang saya lakukan bisa jadi contoh orang lain," ujar Suryono seperti dilansir antara sebagaimana dikutip potretnews.com dari merdeka.com, Selasa (8/11/2016).

BERITA TERKAIT:

. Menakjubkan! Seorang Petani Asal Kampung Pinangsebatang Barat Kabupaten Siak Jadi Pembicara Konferensi Tingkat Tinggi PBB Perubahan Iklim di Maroko

Suryono dinilai menjadi contoh petani yang berhasi melakukan mitigasi perubahan iklim dengan bertani holtikultura, menjadi informan titik api, dan turut andil menjaga lingkungan serta mencegah tejadinya kebakaran lahan dan hutan.

Perjalanan hidupnya beralih dari petani kelapa sawit menjadi menanam holtikultura. Dari kampung halamannya di Medan, ia merantau ke Dusun Sukajaya Kampung Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, pada tahun 2000 hingga sekarang.

Pekerjaan awalnya sejak tahun 2000 adalah bercocok tanam kelapa sawit di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak pada 2007. Suryono pada 2013 menyadari bertani hortikultura lebih menguntungkan ketimbang sawit. Dia mengambil keputusan nekat dengan menumbangkan seluruh tanaman sawit di kebun dua hektar miliknya, dan menggantinya dengan tanaman hortikultura.

Beberapa jenis sayuran yang mulai ditanam Suryono antara lain kangkung, bayam, cabai, melon, semangka, kacang panjang, timun, pepaya, dan jagung. Banyak orang menduga dirinya sudah gila karena dalam benak masyarakat setempat, menanam sayuran tidak menguntungkan.

Dia mengakui awalnya memang tidak mudah ketika masuk ke pasar tradisional, karena harus berhadapan dengan para tengkulak, yang sudah lama beroperasi untuk memasok komoditas tersebut dari Kota Pekanbaru.

Namun, kerja keras Suryono mulai membuahkan hasil setelah berjualan sekitar satu tahun, sehingga banyak petani yang mulai mengikuti langkahnya untuk menanam sayuran dan menjualnya langsung ke pasar.

Ketika menjadi petani sawit dengan lahan dua hektar, Suryono mampu meraih penghasilan maksimal sekitar Rp 2 juta hingga 3 juta per bulan. Namun, kini dengan mengolah lahan setengah hektar untuk ditanami sayuran, dia berhasil meraup penghasilan sekitar Rp 15 juta per bulan.

"Bercocok tanam sayur mayur, dan buah buahan bagi saya menyenangkan, selain menjaga kelestarian lingkungan juga mensejahterakan kehidupan saya," jelasnya.

Suryono mengatakan dirinya juga aktif dalam kegiatan Progam Desa Makmur Peduli Api (DMPA) di daerahnya. Tujuan DMPA adalah praktik pertanian yang berjalan beriringan dengan konservasi lingkungan, meliputi hutan alam dan Hutan Tanaman Industri (HTI), termasuk pencegahan kebakaran hutan melalui peran aktif komunitas lokal.

Peran Suryono akhirnya diakui oleh Pemerintah Kabupaten Siak melalui penghargaan Adikarya Pangan Nusantara 2015, dan Petani Terbaik Siak Bidang Hortikultura 2016.

"Saya memang petani kecil di Riau, tapi perubahan yang terjadi dalam hidup saya amatlah besar," ujar Suryono.

Sumber: merdeka.com

Tuesday, November 15, 2016

Pengurus IAKMI Periode 2016/2019 Dilantik Oleh Bupati Siak

PERAWANGPOS, SIAK-Pengurus Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kabupaten Siak telah Dilantik dan dikukuhkan. IAKMI Kabupaten Siak periode 2016-2019 tersebut dilantik dan dikukuhkan oleh ketua IAKMI Provinsi Riau Zainal Abidin yang di hadiri oleh Bupati Siak Syamsuar dan pejabat terkait lainnya bertempat di Gedung Tengku MahRatu (GTMR), Selasa (15/11/16)
Usai pelantikan dan pengukuhan IAKMI dilanjutkan dengan acara Seminar Nasional Kesehatan dengan tema "Peningkatan Kompetensi Tenaga Kesehatan Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean" dengan menghadirkan tiga orang narasumber dari Kementrian Kesehatan dr. Sri Idayani Pakar Kesehatan Masyarakat Indonesia dr. Adang Bachtiar, dan Sekretaris Jendral IAKMI Dr. Noprialdi.

"Setelah melihat kebolehan dari berbagai kota yang ada di Indonesia yang telah menerapkan Program Mewujudkan Kota Sehat, kami juga sangat ingin dan berminat untuk melaksanakan program ini" ungkap Syamsuar di awal sambutannya.

Dijelaskannya bahwa Indikator keberhasilan dalam melaksanakan Program kesehatan tersebut yakni tentunya dengan berkurangnya jumlah orang yang sakit namun jika bertambah banyak orang yang sakit akan menjadi pertanyaan bagi masyarakat lainnya apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi.

Selain itu juga pentingnya diadakan penyuluhan," kita selalu lemah dalam hal penyuluhan, Akan tetapi penyuluhan pada masyarakat itu harus sebanding, seperti halnya penyuluhan di bidang kesehatan. kalau soal bagaimana kita menanggapi, melayani warga kita dari puskesmas ke Rumah Sakit tentunya kita sudah siap melaksanakannya.

Dengan adanya Kepengurusan IAKMI ini bupati berharap anggota yang tergabung dalam organisasi berperan aktif dalam mengembangkan organisasi, dan mendapatkan ilmu pengetahuan dan wawasan dari narasumber yang memang sudah terpilih pembicara dalam seminar nantinya.

Terkait dengan kesiapan kita menghadapi MEA Kita harus mengubah mindset dan pelayanan. "kita harus mencontoh pada melaka."Kita ini harus mengubah mindset kita, kita harus bisa menjadi pelayan betul-betul menjadi pelayan masyarakat, bercontoh kepada Malaka orang-orang banyak berobat ke Malaka karena pelayanan mereka sangat baik. Bukan tidak mungkin kita tidak bisa seperti mereka" pungkasnya.

Sementara itu Zainal Abidin mengatakan bahwa lengkap sudah organisasi kesehatan yang ada di Kabupaten Siak dengan telah dilantiknya organisasi IAKMI ini.

"Kami petugas kesehatan masyarakat ini bekerja dari Desa, Kabupaten, Provinsi hingga ke pusat. Di desa kami bisa membantu revitalisasi posyandu, sanitasi berbasis masyarakat, penyuluhan kesehatan dan promosi kesehatan hidup sehat" ujarnya./hms

Saturday, November 12, 2016

Hj. Misnarni Syamsuar Dapat Penghargaan Gemarikan

PERAWANGPOS, JAKARTA-Ketua TP-PKK Kabupaten Siak Hj.Misnarni Syamsuar Sabtu (12/11/16) menerima penghargaan gerakan memasyarakatkan gemar makan ikan (gemarikan) dari Direktorat Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Perikanan dan Kelautan, di Jakarta Internasional Expo (JIE) Kemayoran Jakarta.

Sekaligus juga menghadiri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-14 dan Indonesia Seafood Expo (ISE) 2016, dalam hal ini Kabupaten Siak mengirimkan utusan dari Kabupaten Yang menang di tingkat Provinsi.

Hadir juga Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasyidah Alfedri, Ketua DWP Kabupaten Siak Rahimawati Hamzah, Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Susilawati, serta pengurus Forikan lainnya.

"Saya sangat berbangga dan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT atas penghargaan yang diraih sebagai Forikan terbaik di Provinsi Riau, dan juga menjadi satu-satunya Kabupaten Kota di Provinsi Riau yang berkontribusi mengkampanyekan memasyarakatkan makan ikan secara maksimal" ungkap beliau saat dijumpai seusai acara.

Disampaikannya juga bahwa selain menerima penghargaan tersebut, dalam lomba tingkat nasional kali ini Kabupaten Siak mendapat Juara harapan II untuk menu keluarga dan secara keseluruhan Riau menjadi juara favorit. "Mudah-mudahan kedepannya kita mendapat prestasi yg lebih baik lagi" Katanya.

Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasyidah Alfedri menambahkan, Penghargaan itu kita dapatkan berkat kerjasama dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Kelautan Kabupaten Siak, Forikan Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta CSR BSP yang telah mensosialisasikan gerakan gemar makan ini kepada seluruh masyarakat.

"Penghargaan ini merupakan dorongan bagi pengurus Forikan kabupaten, dan dengan penghargaan ini lebih memotivasi Forikan Kabupaten Siak untuk lebih giat lagi mensosialisasikan gerakan ini, dan kita berharap masyarakat Kabupaten Siak menjadi masyarakat yang kuat dan sehat" lanjutnya.

Sementara itu Susilawati mengatakan bahwa lomba masak serba ikan tingkat nasional yang ke-14 ini juga merupakan rangkaian peringatan hari nusantara dan hari ikan nasional yang ke-3, diikuti oleh 32 Provinsi di seluruh Indonesia.

"Prestasi yang telah dicapai tentu menjadi suatu tantangan bagi forikan Kabupaten Siak, dinas peternakan perikanan dan kelautan Kabupaten Siak serta pihak lainnya yang terkait bersama mewujudkan bagaimana untuk lebih meningkatkan lagi masyarakat kabupaten siak agar gemar mengkonsumsi ikan setiap hari dalam jumlah yg memadai"tambahnya./hms

Ket. Foto: Ketua TP-PKK Kabupaten Siak Misnarni Syamsuar menerima tropi pemenang lomba harapan II menu keluarga.

Pelayanan Kantor Lurah Perawang Dinilai Tidak Bagus

PERAWANGPOS, TUALANG – Kamis (10/11/2016) sekira pukul 13.38 WIB, kondisi pintu Kantor Kelurahan Perawang yang mulanya terbuka di bagian salah satu sisi, tiba-tiba kedua sisi pintu tersebut tertutup rapat.

Dari pantauan kru Infosiak.com saat memasuki Kantor Kelurahan Perawang hanya menemukan satu orang pegawai kantor sedang asik berbincang via handphone dengan posisi begitu santai. Sementara pada saat yang bersamaan di luar halaman kantor, ada beberapa orang masyarakat yang terlihat resah. Hal ini disebabkan kantor Kelurahan Perawang belum juga di buka.

Ketika dimintai tanggapan terkait perilaku pegawainya, Lurah Perawang Yudha Rajasa mengatakan akan menegur pegawainya.

“Kalau memang begitu kami tegur la nanti, karena kami lagi tidak ada di tempat, lagi ada kebutuhan di Siak. Kadang memang ada kejadian yang diluar seharusnya, seperti kita berdinas setiap hari inikan kadang ada juga hal-hal yang tidak ideal, kalau memang ada seperti itu kami tegur la,” jelas Yudha kepada Infosiak.com.

Menanggapi kejadian itu salah seorang warga Jhon (35) menilai apa yang telah dilakukan pegawai tersebut tidak sopan.

“Sangat disayangkan, sebagai pelayan masyarakat seharusnya mendahului kepentingan warga, ini malah dibiarkan menunggu di luar, sementara dirinya santai-santai di kursi tunggu yang saya nilai itu tidak sopan, Negeri Melayu inikan sangat menjunjung etika dan nilai kesopanan,” tanggap Jhon.

Seperti diketahui sebelumnya, Lurah Perawang mengatakan waktu istirahat dikantornya pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.30 WIB (selama satu setengah jam,red), namun pada hari itu pegawai menjadwalkan kantor buka pukul 14.00 WIB.

Sumber: infosiak.com

Thursday, November 10, 2016

Hari Pahlawan, Bupati Siak Semangat Pahlawan Adalah Semangat Berjuang dan Berkorban

PERAWANGPOS, SIAK - Bupati Siak H Syamsuar memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Siak, Kamis (10/11) pagi. Hadir pada upacara tersebut,

Wakil Bupati Siak Alfedri, anggota DPRD Komisi IV Siak Indra Sumaryo, Wakapolres Siak Kompol Indra, Perwira Penghubung Kodim 0303 Bengkalis Mayor Sumarno, Kajari Siak Zondri, Ketua Pengadilan Negeri Siak Asmudi.

Dalam amanah Menteri Sosial Kofifah Indar Parawangsa yang dibacakan Bupati Siak selaku inspektur upacara menyampaikan, pengalaman merebut dan mempertahankan kemerdekaan juga menunjukkan betapa spirit perjuangan dan mental, karakter kepahlawanan memiliki daya hidup yang luar biasa dalam menghadapi berbagai rintangan dan penderitaan.

Peringatan Hari Pahlawan, kata Bupati, harus mampu menggali apinya, bukan abunya. Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.

"Semangat Kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat Kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara," ujar Syamsuar.

"Singkat kata, Gerakan Hidup Baru adalah gerakan revolusi mental untuk menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat Elang Rajawali. Berjiwa api yang menyala-nyala," kata Syamsuar.

Lanjutnya, itulah jiwa patriotisme progresif yang harus dikobarkan dalam menghadapi tantangan dan persoalan pembangunan hari ini. "Dengan suatu tekad dan ketulusan untuk bersama-sama saling bahu-membahu, dilandasi makna dan nilai integritas,

etos kerja dan gotong royong, maka saya yakin bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda dan dapat menjadi bangsa "Pemenang",

mampu bersaing dengan negara dan bangsa lain. Hal ini sejalan dengan Tema Hari Pahlawan 2016 yaitu, Satukan Langkah Untuk Negeri," paparnya.

Bertindak selaku komandan upacara Komandan Rayon Militer Perawang Kapten Efendi Sihombing, Perwira Upacara Wakil Komandan Rayon Militer Perawang Kapten Poltak Girsang,

Pembaca UUD 45 Ahmad Puspita Tata Negara fungsional umum Disosnaker dan Pembaca Pesan pesan pahlawan Said Muzani Kabid Kebudayaan Disdikbud.

Upacara tersebut diikuti TNI, Polri, Pemuda Panca Marga, ASN, Honorer, dan Pelajar. Dihadiri Ketua Legium Veteran Siak Abdullah Teguh, Kapolsek Siak Kompol Abdul Rahman,

Komandan Rayon Militer Siak Mayor Suherman, Kepala Bea Cukai Siak, Kepala Kantor Imigrasi kelas II Siak, organisasi Pemuda KNPI, Karang Taruna.

Sumber: Riaumandiri.co

Wednesday, November 9, 2016

UMK Kabupaten Siak 2017 Rp. 2.392.249, Belum Ketok Palu

PERAWANGPOS, SIAK- Beberapa kabupaten di Riau sudah memutuskan besaran UMK 2017 seperti Kab. Inhil sebesar Rp. 2.305.346, Kota Dumai Sebesar Rp. 2.655.372, sementara untuk kabupaten Siak berikut besarannya.

Sesuai informasi dari Dewan Pengupahan Kab. Siak sudah mulai mengusulkan besaran untuk UMK Kab. Siak yakni Rp. 2.392.249, dengan rumus :

UMn = UMt + (UMt x (inflasi + APDBt%))
Besar UMt = 2.209.930
Inflasi 2016  = 3,07%
APDBt 2016. = 5,18%

UMn = 2.209.930 + (2.209.930 x (3,07% + 5,1 8%))
          = 2.209.930 + 182.319,225
          = 2.392.249
Jadi Usulan UMK Siak 2017 Sebesar Rp. 2.392.249,-

Usulan UMK Siak 2017 ini akan dilakukan dalam waktu dekat ini./pp

Monday, November 7, 2016

Bupati Siak Minta Pihak Kecamatan Se Siak, Untuk Mendata Angka Kemiskinan Secara Valid

PERAWANGPOS, SIAK-Bupati Siak Syamsuar Senin (7/11/16) malam, membuka Rapat Pembahasan Bantuan Keuangan Riau Tahun 2017 dan Pendataan Klarifikasi Data Penduduk Miskin sekaligus juga membicarakan Persiapan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Kabupaten Siak, berlangsung di Balai Zamrud Komplek Adi Praja Kediaman Bupati Siak.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Siak Alfedri, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak T Hamzah, Asisten I, II, dan III Setda Kab.Siak, Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat, dan pejabat terkait lainnya.

"5 tahun saya pimpin masih ada komplen masalah data dari masyarakat dan DPRD, kita ingin program penanggulanan kemiskinan tepat sasaran", ujar syamsuar di awal sambutannya.

Syamsuar meminta penanganan kemiskinan perlu dimulai dengan data awal yang benar, jika data kemiskinan keliru maka penangulangan kemiskinan tidak akan selesai. Akurasi dan validitas data merupakan syarat mutlak tolak ukur untuk menunjang penanganan kemiskinan yang komprehensif dan mewujudkan percepatan penanggulangan kemiskinan. Pendataan yang benar bertujuan agar tidak tersangkut akan hukum.

"Jangan sampai angka kemiskinan semakin tinggi. Pendataan Kita buat, lakukan, dan cek. Dulunya untuk meyakinkan kebenaran data perlu diadakan musyawarah akan tetapi beda hal dengan sekarang tak ada dilakukan lagi musyawarah itu. Kami tidak akan mempermasalahkan kalau datanya memang benar" tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak Jasril menanggapi positif ide Bupati Syamsuar, "Data statistik memang terus bergerak, karena itu upaya untuk mengupdate per 6 bulan itu bagus".

Disamping itu, terkait persiapan HAKI Syamsuar meminta rembukan dari semua pihak untuk persiapan pelaksanaan HAKI, "Kita diminta agar memperingati kegiatan HAKI yang di pusatkan di Riau, disamping yang dilaksanakan di Pekanbaru saya ingin meminta masukan karena kita tak punya anggaran ini, malam ini kita dudukkan apa yang mungkin kita akan buat".

"Nantinya dalam perayaan tersebut kita akan buat kegiatan yang berkaitan dengan budaya melayu, berkaitan dengan korupsi, seperti pantun baikpun syair yang berisi tentang anti korupsi dan menyangkut hati nurani" Lanjutnya./hms

Sunday, November 6, 2016

KPK Akan Dirikan Pendidikan Anti Korupsi di Riau

PERAWANGPOS, PEKANBARU-Bupati Siak Syamsuar di dampingi Kepala Inspektorat Kabupaten Siak Faly Wurendarasto menghadiri pertemuan terkait Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Rembug Integritas Nasional (RIN) dan rangkaian festival Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016 bertempat di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (04/11/16).

Hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Riau Arsyajuliandi, Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau Arlisman agus, Ketua DPRD Provinsi Riau, Bupati dan Walikota se Provinsi Riau, Perwakilan KPK Bidang Pencegahan Anto Ikayadi, Forkompinda, BUMN, BUMD, serta pejabat terkait lainnya.

"Yang penting bagimana menyukseskan kedua iven yang akan dilaksanakan sekaligus di pekanbaru ini. Dan ini merupakan hasil rapat terakhir kami dengan pimpinan KPK dengan mempresentasikan persiapan-persiapan yang ada sekaligus di harapkan presiden untuk melounching aplikasi yg di persiapkan oleh kpk dan juga akan langsung di integrasikan di dalam 34 provinsi serta juga akan diberlakukan secara nasional" kata gubernur di awal sambutannya.

"Tidak hanya itu, Kpk juga akan mendirikan pendidikan anti korupsi, dan ini bukan hanya untuk Pemerintah melainkan juga masyarakat, dan Sebetulnya juga dengan acara HAKI ini kpk sudah memulai mengajak masyarakat mendidik komunitas untuk bagaimana mengelola acara ini dengan transparan dan mencegah anti korupsi" lanjutnya.

Sementara itu Anto menyampaikan, Pemilihan Riau bukan sesuatu yang negatif, melainkan Riau ditunjuk secara aklamasi dan demokrasi. "Riau memiliki banyak pesaing, namun pada akhirnya Riau lah yang terpilih menjadi tuan rumah, suatu kehebatan buat Riau dan dengan semangat itulah kami meyakini Riau akan menjadi lebih baik lagi. Dengan tagline yang sudah ditentukan oleh Gubernur Riau " Ayo riau bergerak untuk indonesia tangguh", kalau riau sudah bergerak maka pergerakan akan mengalir keseluruh penjuru nusantara".

"Ini merupakan kesempatan menunjukkan ke daerah dan lembaga lain bahwa riau sudah berubah dan menjadi lebih baik dari yang lalu. Pada saat kegiatan nanti ini bukan sekedar perayaan melainkan menjadi salah satu ikon wisata di riau dan akan menjadi pesta rakyat melayu yang ada di Riau" lanjutnya.

Ditambahkannya juga bahwa Provinsi Riau merupakan tuan rumah HAKI pertama yang berada di luar pulau Jawa, dan dengan ini kita akan menjadikan Provinsi Riau sebagai contoh positif untuk daerah lainnya dalam pencegahan Korupsi di Indonesia.

Acara Festival HAKI dan RIN akan diselenggarakan tanggal 7 – 10 Desember 2016. Kegiatan HAKI akan melibatkan masyarakat di 12 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Riau dan juga 33 Provinsi lainnya di Indonesia.

Secara garis besar kegiatannya antara lain Jalan Santai/Kirab, Ekspo dan bazar, Seminar, Jual-beli pantun dan syair, Pagelaran seni budaya, menulis surat (Siswa SD, SLTP dan SLTA ) kepada Gubernur/Presiden, Fotografi. Sementara RIN akan dilakukan dalam bentuk Deklarasi Riau dan Workshop Integritas Anggota DPRD Provinsi Riau.

Dijumpai seusai acara Syamsuar mengatakan bahwa hasil dari pertemuan ini akan disampaikan ke masyarakat Kabupaten Siak ,"Tentunya hasil dari pertemuan ini kita akan sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Siak bahwa Riau menjadi tuan rumah untuk perayaan HAKI (Hari Anti Korupsi Internasional) 2016".

"Seperti yang dikatakan tadi bahwa ini merupakan iven besar dengan meliputi seluruh elemen masyarakat di 12 Kabupaten di Provinsi Riau dan 33 Provinsi lainnya, Kita menyambut baik perayaan iven ini dan kita siap ikut berpartisipasi serta meramaikan iven besar ini, dan tentunya kita akan berikan yang terbaik untuk capaian kesuksesan iven ini"pungkasnya./hms

Peringati Hari Pahlawan, DPD Tk.II IPK Kab. Siak Santuni Anak Yatim

PERAWANGPOS, TUALANG- Dalam waktu dekat ini bangsa Indonesia akan memperingati momen bersejarah yang telah membuat sejarah baru bagi bangsa Indonesia. Momen tersebut adalah peringatan hari pahlawan 10 November 2016 yang jatuh pada hari Kamis.

Esensi dari Peringatan Hari Pahlawan adalah Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku.“ Hal tersebut dapat diwujudkan dengan bekerja, berkarya, peduli dan berbagi untuk sesama demi mencapai kemajuan bangsa. Melalui Peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat memberikan inspirasi kepada para generasi penerus bahwa semangat juang para pendahulu dan pendiri bangsa ini dapat diteladani dan diimplementasikan pada masa kini dalam bentuk perjuangan saling peduli terhadap sesama ucap ketua DPD Tk. II IPK Kab Siak Kasten Harianja.

Hakikat dari penyelenggaraan Peringatan Hari Pahlawan Ikatan Pemuda Karya Kab. Siak  memberikan bantuan Sembako kepada para Anak yatim-Piatu serta lansia agar mendapatkan perlakuan sebagaimana mestinya didalam menikmati era kemerdekaan ini. Untuk itu, pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2016 DPD Tk. II Ikatan Pemuda Karya Kab. Siak fokus untuk membangun kekuatan bersama dalam berkarya yang dapat menjadi daya dorong dalam rangka menyelesaikan masalah kebangsaan.

Acara santunan yang diadakan pada tanggal 5 November 2016 di Panti Asuhan Terpadu Kecamatan Tualang dihadiri Oleh Aswin Panti sebagai Kepala Panti Asuhan, acara diisi khotbah Ust.Ali Asran Lubis, Ketua DPD IPK Siak Kasten Harianja, Sekjen Sal Efendi, Wakil Heri Gantino, Yaswardi, Leo Tampublon, Dansatgas Max Hasibuan, Sekretariat IR. Sardo Purba, Ketua PAC Tualang Unggal Gultom ST, Ketua Ransus Bunut Makmur Pardede, Ketua Ransus Maredan Timur Tahi Silaen Dan Ransus Bakal./rls

Monday, October 31, 2016

Sekda Harapkan Kepala Desa Sosialisasi Cara Pengolahan Lahan Gambut

PERAWANGPOS, SIAK-Memiliki lahan gambut lebih dari 30 persen dari total luas wilayah, ibarat simalakama bagi Kabupaten Siak. Jika tidak tepat pengelolaannya,lahan gambut  akan menjadi kawasan rawan banjir disaat musim penghujan. Sebaliknya dimusim kemarau, kebakaran hutan dan lahan serta-merta menjadi ancaman.

Untuk memberikan pemahaman dan membuka wawasan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan lahan gambut tersebut, Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JGMR) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), melaksanakan Workshop Perhutanan Sosial dengan tema “Peluang Pengelolaan Hutan Bagi Masyarakat Dengan Skema Perhutanan Sosial di Kabupaten Siak. Kegiatan itu dilaksanakan Senin Pagi (31/10/16), bertempat di Grand Royal Hotel.

“Kegiatan ini sangat baik agar masyarakat mengetahui dan mengenal bahaya dari gambut yang tidak terkelola dengan baik” ujar jamal di awal sambutannya. Untuk itu Jamal berharap nantinya para penghulu dan tokoh masyarakat dapat mensosialisasikan lebih lanjut pengetahuan yang didapat kepada masyarakat yang tempatan, sehingga dapat berpartisipasi dalam pengelolaan lahan gambut sesuai aturan.

“Ini merupakan suatu perubahan yang baik karena kita tau Kab.Siak ini 30% lebih wilayahnya itu sendiri dari gambut, jadi perlunya kita kelola sedemikian rupa agar gambut ini tidak menjadi ancaman bagi kita melainkan menjadi peluang bagi masyarakat sekitarnya” lanjutnya.

Pemerintah pusat saat ini telah menetapkan kebijakan pengolahan lahan gambut sesuai dengan petunjuk dan aturan yang Pemerintah, serta membentuk Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR), Khusus di wilayah Kabupaten Siak saat ini diketuai oleh Andi Saputra./rls

Tuesday, October 25, 2016

Bekraf Mentaja FGD di Hotel Grand Mempura

PERAWANGPOS, SIAK - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Quadro Helix ekonomi kreatif selama 2 hari, 24-25 Oktober 2016 di Hotel Grand Mempura, Siak.

Acara ini dibuka pada hari senin kemaren yang dibukakan lansung oleh wakil bupati siak Alfedri.

Para peserta diskusi saling berbagi ide tentang pengembangan usaha baik disampaikan oleh pemateri yang di siapkan dari Badan Ekonomi Kreatif maupun dari pemerintah kabupaten Siak juga termasuk dari para pelaku usaha itu sendiri.

FGD yang meliputi Academics, Bussiness Sector, Communities dan Government ini juga menyertakan pelaku dan pegiat ekonomi kreatif dari seluruh kabupaten siak.

“Kita turut serta sebagai peserta aktif di FGD ini, banyak hal bermanfaat yang dikupas, mudah-mudahan dapat membawa angin segar bagi ekonomi masyarakat,” ungkap Tengku Firdaus, salah seorang pengrajin gambus yang sudah berhasil sampai ke pasaran eropa.

Diantara yang hadir dari kabupaten siak ada Yose Rizal (Kabid Promosi Pariwisata) yang juga sebagai salah seorang nara sumber, Tengku Firdaus dari sungai apit salah seorang pengrajin gambus, dan peserta yang lainnya.

Kegiatan di hari kedua ini turut dihadiri Bupati Siak Syamsuar, Kadisparpora Hendrisan dengan sejumlah narasumber diantaranya  Hassan Abud Direktur Hubungan antar Lembaga Dalam Negeri Badan Ekonomi Kereatif (Bekraf), Deputi Hubungan Antar Lembaga Bekraf Endah Wahyu Sulistianti, dan lain-lain.

Bupati berharap kegiatan ini bisa menumbuh kembangkan ide ide kreatif dari para pelaku usaha "Jadi harapan kami dengan kegiatan ini kedepannya para pelaku usaha bisa semakin kreatif dalam pengembangan produk-produk yang dihasilkan", tutupnya./hms

Monday, October 24, 2016

Romario Putra Minas Harumkan Nama Siak Di Kancah Internasional

PERAWANGPOS, SIAK-Wakil Bupati Siak Alfedri menerima kunjungan Romario Sandra Joshua putra asal Kabupaten Siak yang berhasil mengharumkan nama Indonesia dan Kabupaten Siak khususnya dengan meraih perunggu di Kejuaraaan Coupe De Kayl Luxembourg Karate Championship di Jerman.

Romario disambut langsung oleh Alfedri yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Siak Kadri Yafis di ruang kerjanya pada Senin (24/10/2016), rio datang bersama kepala UPTD Kec.Minas Asmuni Samsir dan kepala Sekolah SMA N 1 Minas Suherman.

Wakil Bupati Siak mengucapkan terimakasih dan bangga atas prestasi yang telah diraih Romario, " Terimakasih sudah mengharumkan nama Indonesia khususnya Kabupaten Siak, ukir dan terus tingkatkan prestasi" ungkapnya.

Saat dijumpai, Romario mengatakan kedepannya dia akan lebih meningkatkan prestasi dan juga menjadi atlit nasional.

Diceritakannya, Sebelum berangkat ke Jerman, dia mengikuti Training Center (TC) selama satu bulan di Jakarta. Setelah di Jerman, Romario bersaing dengan atlit Karate tingkat pelajar yang ada di seluruh dunia.

Prestasi gemilang ia dapatkan berawal dari mengikuti seleksi Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Kabupaten dan berhasil meraih juara , lalu ia lanjut mengikuti Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Provinsi Riau dan menjadi yang terbaik dengan meraih medali emas.

Selanjutnya, pelajar asal Kecamatan Minas ini terpilih untuk mengikuti Olimpiade Olahraga dan Seni tingkat Nasional di Jakarta dan lagi-lagi dia berhasil menjadi yang terbaik. Tidak hanya itu,

Pemuda yang memang sejak kecil sudah hobi dengan karate dan berlatih di Dojo Alfatah ini juga mempunyai segudang prestasi, salah satunya juara 3 Kejuaraan Nasional Karate di Solo dan Juara 3 Kejuaraan Nasional Inkai di Semarang. Berkat prestasi gemilangnya itulah, ia dipercayakan mewakili Tim Nasional Indonesia pada Kejuaraan karate Internasional di Jerman.

Dalam kesempatan itu juga Suherman mengatakan bahwa untuk kedepannya mereka akan mempersiapkan atlit perempuan untuk mewakili kejuaraan yang sama, "Kedepannya kami akan mempersiapkan atlit perempuan untuk mengikuti kejuaraan yang sama, dan kami sudah menemukan bibit-bibit atlit yang berbakat untuk dilatih dan dipersiapkan untuk mewakili kejuaraan nanti" katanya./hms

Saturday, October 22, 2016

Ust, Markarius Anwar, ST Melantik DPRa PKS Se- Tualang

PERAWANGPOS, SIAK-Mesin Kepartaian PKS terus berjalan walaupun pemilu masih 3 tahun lagi, tidak terkecuali BPH PKS Kecamatan Tualang Mentaja secara continiu TOP (Training Oreantasi Partai) dan sekaligus Pelantikan seluruh DPRa PKS Kec. Tualang di Markaz Dakwah Tualang pada sabtu (22/10).

Pada acara ini turut hadir Bendum DPW PKS Ust. Markarius Anwar,ST dan BPH DPD PKS Siak yang diwakili Wakil Ketua dan Sekretaris DPD PKS Siak. Dalam sambutan yang disampaikan Sekretaris DPD PKS Ust. Muhammad Soleh,ST bahwa kehadiran kita ditempat ini, Allah SWT menjadikan hati kita bersatu dalam iman. Dan persatuan itu harga yang tidak bisa dinilai dengan uang.

Pembekalan tentang Kepartaian, materi TOP adalah Syumuatul Islam bersama Ust Eko dan Wawasan Kepartaian bersama Ust. Markarius Anwar, ST sekaligus Pelantikan 9 DPRa PKS Kecamatan Tualang dengan menyerahkan Plang DPRa.

Ust. Markarius Anwar,ST menyampaikan dan memaparkan beberapa keberhasilan PKS dalam Pemerintahan baik di provinsi maupun di daerah-daerah untuk infrastruktur dan birokrasi pungkasnya./rls

Wednesday, October 19, 2016

DPRD Siak Desak Kementrian Keuangan RI Tentang 248 M

PERAWANGPOS, Jakarta-Ketua DPRD Siak bersama rombongan Banggar berkunjung ke Kementrian Keuangan RI  guna menemui Komisi XI dalam upaya untuk melakukan perjuangan terhadap  kekurangan dana transfer tahun 2015 lalu sebesar 248 Miliar yang seharusnya sudah masuk ke kas Daerah.

Akan tetapi sampai pada tahun 2016 ini dana tersebut belum ada masuk,maka dari  itu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama dengan DPRD yakni dengan terus menggesa Pemerintah Pusat baik melalui lembaga Pemerintahan maupun lembaga DPR RI untuk bersama memberikan dukungan agar kekurangan dana transfer tersebut dapat segera dilakukan relaisasi.

Rombongan DPRD Siak yang datang ke Kementrian Keunagan dan Komisi XI DPR RI, yang dipimpin oleh ketua DPRD Siak Indra Gunawan beserta rombongan telah adanya kesepakatan bersama pemerintah pusat untuk segera melakukan realisasi anggaran tersebut.

Dan sekarang DPRD Siak meminta agar Komisi XI DPR RI juga mendesak kepada Mentri Keuangan untuk segera melakukan realisasi dana transfer tersebut ke kas Daerah, mengingat bahwa Daerah saat ini dengan kondisi keunagan Negara yang belum stabil , dan juga tingginya tuntutan pembangunan masyarakat kepada Pemerintah daerah, mengharuskan Pemerintah Daerah dan dewan harus bekerja keras guna mendesak Pemerintah Pusat untuk segera melakukan realisasi anggaran tersebut.

Melalui DPRD Kabupaten Siak bersama dengan Pemerintah Daerah juga terus bekerja keras melakukan terobosan untuk menggali potensi dana yang ada, baik melalui Pemerintah Pusat , Pemerintah Propinsi dan potensin lain dari pajak guna untuk memenuhi kebutuhan akan pembangnan yang ada di Daerah.

Selain itu Juga ketua DPRD Siak Indra Gunawan di dampingi anggota DPR RI XI Jhon Erizal bersama-sama mendesak Kementrian Keuangan, tentunya DPRD juga meminta agar Daerah dapat terus melakukan upaya lain melalui SKPD yang ada serta di sesuaikan dengan program Pemerintah Pusat sehingga antara program Pemerintah Pusat dan Daerah sejalan dengan program pembangunan yang ada di Daerah bisa menyerap anggaran dari pusat./hms

Thursday, October 6, 2016

Wabup Siak Membuka Pelepasan BPOC 2016

PERAWANGPOS, SIAK-Di ruangan Rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, hari ini Senin (03/10/2016) Wakil Bupati Siak H Alfedri membuka acara pelepasan atlet BPOC (Badan Pembina Olahraga Cacat) untuk mengikuti PEPARNAS (Pekan Paralimpik Nasional) di Provinsi Jawa barat 18 Oktober mendatang.

Hadir juga dalam acara tesebut Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Siak H Jamaluddin, Kepala Bagian Umum H Roni Rakhmat, serta pejabat Pemerintah Daerah terkait.

"Kita seluruh jajaran dan masyarakat Kabupaten Siak memberikan harapan, dan tentunya mendoakan bapak ibuk yang mewakili Riau menjadi Duta Riau Papernas ke-15 di Jawa barat, kami doakan semoga semuanya dalam keadaan sehat, diberikan kekuatan dan kemudahan dalam bertanding serta memiliki spirit yang kuat sehingga harapannya kita bisa memberikan yang terbaik untuk Riau dan juga Kab.Siak" Ungkap Wakil Bupati di awal sambutannya.

Disampaikan beliau bahwa Pada PON 2012 di Provinsi Riau silam Riau berhasil meraih peringkat 3 diantara 34 Provinsi lainnya, ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan dan juga pada PON di Jawa barat lalu Riau berhasil menduduki peringkat 7. Harapannya semoga Riau dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih dan semoga dapat mencapai peringkat pertama.

Lanjut beliau memberi arahan kepada para atlet " Tentunya dengan segala bimbingan dan pelatihan yang sudah diberikan, dapat diikuti dengan baik dengan mengikuti semua arahan dari pelatih dan pembimbing, mudah-mudahan bisa mengukir prestasi yang terbaik untuk Daerah pungkas beliau.

Kepala Pimpinan BPOC Kabupaten Siak M. Bakri melaporkan bahwa pengrekrutan atlit BPOC dimulai sejak bulan Juni 2015 lalu dan telah diupayakan merekrut serta membina atlet dengan pola TC berjalan di Kecamatan Perawang dan berikutnya juga dilakukan TC berjalan dengan menyewa rumah di Pekanbaru untuk para atlet.

Beliau sampaikan juga bahwa setelah melalui proses tersebut maka terpilihlah pada awalnya 18 orang atlet tetapi dalam berjalan waktu TC baik TC berjalan maupun TC murni ada 2 orang yag dipulangkan karena memang tidak dapat di galak dan tidak sesuai standar.

"Kita yakin atlit Kabupaten Siak mampu bersaing, kami nantinya sebagai duta Provinsi Riau berupaya sekuat tenaga untuk menghadiahkan kemenangan kepada Kabupaten Siak. Seperti yang kita tahu dibulan Oktober ini Kab.Siak berulang tahun yang ke-17 dan semoga kami berhasil membawa kemenangan dan memberi kado terindah untuk Kab.Siak nanti" serunya.

Diakhir acara dilakukannya penyerahan bendera Petaka BPOC oleh Wakil Bupati siak./hms

Dana Sertifikasi Guru di Siak Sudah 7 Bulan Tidak Cair

PERAWANGPOS, SIAK – Ribuan guru dari berbagai sekolah mengeluh karena Dinas Pendidikan Kabupaten siak dari april sampai menje­lang akhir oktober 2016 ini belum melakukan pembayaran dana sertifikasi guru.

Biasanya dana sertifikasi guru di­bayarkan setiap triwulan sekali, namun tahun 2016 sudah tujuh bulan ber­jalan belum ada tanda-tanda akan dibayarnya uang rangsangan bagi para guru yang telah mengan­tongi sertifikasi itu.

Terkait dengan hal tersebut DPRD Kabupaten Siak Sujarwo bersama dengan dinas pendidikan kabupaten siak H. Kadri Yafis, ketua PGRI Lukman,kepala Kemenag Muharom dan beberapa staf dinas pendidikan.Mengadakan pertemuan guna membahas sertifikasi guru yang berada dikabupaten siak,kamis (6/10) pagi ini.

Sumber: Koranriau.net

Wednesday, October 5, 2016

Di Siak 1 Orang Pejabat, 1 Orang Kepala Kampung Jadi Tersangka Karena Korupsi

PERAWANGPOS, SIAK- Kemarin, ekitar pukul 10.30 wib, Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak lakukan tahap II terhadap terdakwa kasus Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial Cetak Sawah di kecamatan Sungai Mandau tahun 2012 lalu.

Terdakwa kasus ini, dibawa tim Kejari Siak mengunakan mobil dinas kijang Inova warna hitam milik Kasi Intel ke Rutan Kelas II Siak untuk ditahan. Tampak terdakwa Ir. H. Subhan Arif mengunakan stelan putih abu-abu dan Amir Amran mengunakan baju warna hitam.

Saat ini, Subhan Arif menjabat sebagai salah satu Kabid di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Siak. Sedangkan Amir Amran sebagai kepala desa aktif di kampung Muara Bungkal, kecamatan Sungai Mandau. Bahkan, menurut sumber dilapangan, kades ini baru menjabat 1 tahun.

Demikian disampaikan Kajari Siak Zondri, SH melalui Kasi Intelejen Beny Siswanto ke awak media, Rabu (05/10/2016). Dia menyebut, dana bantuan sebesar Rp. 450 Juta yang diperuntukkan untuk cetak sawah di kecamatan Sungai Mandau ini pada tahun 2012 lalu. Tetapi, mencuatnya kasus ini pada tahun 2015 silam.

"Penetapan terdakwa ini terjadi, setelah Kejari Siak menerima jadi dari audit BPKP. Untuk itu, secepatnya akan kita limpahkan ke pengadilan untuk dilakukan persidangan," ujar Beny.

Lanjutnya, dari keterangan Kasi Pidsus Kejari Siak, kedua terdakwa ini menyimpang dari Juknis yang sudah ditetapkan. Dan, akibat menyimpang itu, negara menelan kerugian Rp.450 juta.

"Untuk terdakwa ini, akan dikenakan UU Tipikor No 31 tahun 1999 mengacu pada tahun 2001 pasal 2 dan pasal 3. Maksimal 20 tahun penjara. Minimal 1 tahun penjara. Untuk tersangka lainnya, nanti tunggu tanggalnya," sebut Beny sambil tersenyum.

Sementara itu, Kuasa Hukum kedua terdakwa Wira Gunawan saat dikonfirmasi awak media diruang tunggu kantor Kejari Siak mengatakan, akan mengungkapkan semua nama-nama tersangka yang ikut menikmati uang dari Dana Bantuan Sosial Cetak Sawah tersebut.

"Kita akan mengungkap di persidangan mengenai penetapan kedua orang terdakwa ini. Kenapa hanya dua orang. Padahal, dana itu kan mengalir," tanya Wira.

Ia juga menambahkan, bahwa dana bantuan itu langsung dikirim dari pemerintah pusat ke rekening kelompok tani. "Nahhh..... kenapa kelompok tani tidak dijadikan sebagai tersangka, padahal dana itu langsung dikirim ke rekening mereka," pungkas dia.

Sumber: Spiritriau.com